MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI), Ramli Rahim bercerita soal sosok Gubernur Sulsel terpilih Nurdin Abdullah jelang pelantikannya, Rabu, (5/9/2018).
Ramli Rahim mengaku punya pengalaman berkesan terkait sosok Nurdin Abdullah. Cerita itu terjadi pada 13 April 2017 lalu, kala dirinya diajak buka puasa bersama.
“Saya pikir akan bertemu banyak orang, ternyata buka puasa itu menjadi pertemuan yang begitu berkesan. Hanya Prof Nurdin Abdullah dan beberapa orang yang menyiapkan buka puasa beliau. Begitu Istimewa dan berkesan, seorang Bupati menyempatkan diri ngobrol dengan saya hingga jam 11 malam9” tutur Ramli Rahim (4/9/2019).
BACA: Nurdin Abdullah Dilantik, IYL: Jika Kelak Ada Kebohongan Saya Terdepan Melawan
Ramli melanjutkan, kesederhanaan tampak betul dalam diri seorang Nurdin Abdullah. Saat itu dirinya mengaku memanfaatkan kesempatan itu untuk berguru banyak hal terutama tentang bagaimana memimpin sebuah daerah dengan wilayah kecil, penduduk sedikit dengan PAD yang rendah menjadi sebuah kabupaten yang maju, bersih, tertata rapi dan sangat terkenal.
“Beliau pun bercerita bagaimana diawal beliau mendapati Bantaeng dengan PAD yang sangat kecil, birokrasi yang masih semraut dengan adanya dana siluman,” katanya.
BACA: Jelang Pelantikan, Ini Hal Sederhana Tapi Bermakna Bagi Nurdin Abdullah
“Beliau pun berujar, ketika saya tahu ternyata dana yang digunakan dalam perjalanan saya ternyata tidak jelas sumbernya, saya langsung telepon sekertaris saya di perusahaan agar segera mengganti semua dana itu,” ujar Ramli menirukan ucapan Nurdin Abdullah.
Menurut dia, dari sana dirinya mengambil kesimpulan kalau Nurdin Abdullah begitu menjaga diri dari hal-hal yang menyimpang. Tak heran ketika kekayaan beliau setelah menjabat justru berkurang dibanding sebelum menjabat.
BACA: Jelang Pelantikan, Prof Nurdin Abdullah Bicara Empat Mata Dengan Sekretaris Negara
“Kami pun berpisah dengan segala kekaguman kepada beliau. Kesan luar biasa yang tak saya temukan pada pejabat lain adalah selama kami berdiskusi tak sekalipun beliau memegang handphonenya,” kesannya.
“Alhamdulillah, akhirnya Sulsel memiliki pemimpin baru, pemimpin yang berasal dari daerah kecil dengan jumlah pemilih yang tidak banyak. Hal ini menjadi gambaran bahwa geopolitik tak lagi mampu mengalahkan prestasi, masyarakat mulai cerdas memilih pemimpin yang punya rekam jejak yang baik,” pungkasnya.
Sebagai ketua IGI, dirinya berharap Gubernur baru akan mampu menjalankan zonasi guru segera agar tercipta pemerataan kualitas guru. “IGI insya Allah selalu siap bersinergi dengan pemerintah dalam upaya peningkatan kompetensi guru tanpa harus bergantung pada APBN dan APBD,” ujar Ramli.



