GOWA, SULSELEKSPRES.COM – Sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) Gowa semakin gencar mendorong pemerataan pendidikan. Termasuk pendidikan anak usia dini.
Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis, mengatakan bahwa pemerataan pendidikan anak usia dini, merupakan langkah awal untuk menjadikan Gowa sebagai Kabupaten Pendidikan.
“Salah satu implementasi dari KLA adalah memberikan hak-hak sejahtera kepada anak termasuk hak berpendidikan,” katanya, usai menghadiri Rapat Koordinasi dan Arisan Dharma Wanita Gowa, di Taman Kanak-kanak (TK) Pertiwi, Minggu (9/9/2018).
BACA: Sipir Rutan Kelas I Makassar Diringkus Polisi Saat Transaksi Sabu di Gowa
Apalagi, kata Muchlis, saat ini pihaknya semakin konsen untuk menjamin pendidikan seluruh anak di Kabupaten Gowa, khususnya bagi anak usia dini. Dan hingga saat ini hampir diseluruh desa dan kelurahan telah memiliki TK PAUD, salah satunya di Kecamatan Somba Opu ini.
“Karena, kita ingin TK sebagai pendidikan awal anak, bisa mencetak generasi yang cerdas, berwawasan luas, serta berkarakter,” jelasnya.
BACA: Komunitas Peduli Gowa Akan Bersihkan Malino Hingga Sosialisasi Cinta Lingkungan
Muchlis juga menginginkan, Dharma Wanita terus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya ditingkatan TK dengan tujuan menjadi TK terbaik. Kedepan jika ini diwujudkan maka Gowa akan semakin dikenal dengan sistem pendidikan yang layak.
“Kita harus menjadi kiblat dari daerah-daerah lain dalam hal kualitas pendidikan. TK Pertiwi pun digadang-gadang menjadi satu di antara banyaknya TK yang akan ditingkatkan untuk mencetak generasi membanggakan bagi daerah, provinsi bahkan negara,” harapnya.
BACA: Pemkab Gowa Target 2022 Pengolahan Sampah 100 Persen
Terpisah, Ketua Dharma Wanita Persatuan Gowa Nurliah Muchlis mengungkapkan, rapat koordinasi yang dirangkaikan dengan arisan ini untuk pertama kalinya digelar dengan konsep outdoor.
“Kita sengaja memilih TK Pertiwi karena ingin lebih akrab dengan para orangtua murid,” ungkapnya.
Lanjutnya, apalagi TK Pertiwi Gowa adalah binaan Dharma Wanita Persatuan Gowa. Untuk kegiatan kali ini Dharma Wanita Persatuan unit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf yang menjadi penyelenggara, makannya dikemas melalui sosialisasi masalah anak.



