SULSELEKSPRES.COM – Kabar mengejutkan datang dari Artis Shinta Bachir. Pemeran film ‘Kawin Kontrak 3’ itu memutuskan untuk tidak melanjutkan hubungannya bersama Idham Masse.
Shinta, pada postingannya di media sosial insta storynya nampak mengunggah kata-kata jenuh, setelah putus dengan Idham Masse yang diketahui merupakan Anggota DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) itu.
“Insyaallah niat saya baik Walaupun saya belum baik Dan saya yakin Kamu bukan orang yang terbaik buat saya.
Kenyamanan itu bukan semata2 uang Tapi Etika dan ettitude. Mau di hargai Belajar menghargai pengorbanan orang lain
Mau dimengerti? Belajar mengerti Keadaan orang lain saat ini Saya bukan orang suci Tapi saya tau cara Menjaga diri,” tulis Shinta Bachir (21/9/2018).

Bahkan kenangan foto-foto bersama Idham Masse sudah tidak terlihat lagi di beranda Instagram wanita berusia 32 tahun ini.
Baca juga:
Batal Nikah Dengan Legislator Sidrap, Shinta Bachir: Tanggung Jawab Moral Lebih Penting
Artis Terkaya Indonesia: Roro Fitria 26 Miliar Nikita Willy 25 Miliar, Syahrini Hanya…
Fan Bingbing, Artis Cantik dan Terkaya China Kini Menghilang Misterius
Alasan Shinta Bachir Putus Dengan Idham Masse
Belum sebulan bertunangan dengan Legislator DPRD Sidrap Idham Masse, Artis Shinta Bachir memutuskan untuk tidak melanjutkan hubungannya hingga ke jenjang pernikahan.
Shinta Bachir yang sebelumnya dilamar Idham Masse pada 8 September 2018 itu mengaku jika hubungannya tak ada lagi kecocokan dan keputusan tersebut sudah dipikir secara matang.
“Intinya saya tidak cocok sama dia dan tanggung jawab itu bukan masalah uang. Tanggung jawab moral itu lebih penting,” tutur Shinta Bachir seperti dikutip dari detikcom, Jumat (21/9/2018).
Bahkan Shinta membeberkan bahwa selama ini ia merasa sudah jenuh meladeni Idham Masse. Dia menyebut pria asal Sulsel itu tak bisa menghargainya.
“Dalam sebuah hubungan kalau tidak bisa menghargai satu sama lain itu susah. Dan etika, attitude itu harus dipakai. Kalau hanya memikirkan diri sendiri itu namanya egois,” ujarnya.
Penulis: Muhammad Adlan



