MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Direktur Umum (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Parkir Kota Makassar, Nikolaus Beni tegaskan agar tidak satu warga negara Indonesia khususnya di kota angin mamiri ini yang coba-coba merusak Pancasila sebagai ideologi negara.
Hal tersebut ditegaskan saat kader PDIP Sulawesi Selatan itu memimpin upacara perdananya sebagai Dirut DP Parkir Kota Makassar. Harapkan politisi PDIP Sulsel itu direspon positif bagi seluruh pegawai PD Parkir Makassar di halaman kantornya di Jalan Hati Mulia No. 7 Makassar.
“Jangan coba-coba ada yang berusaha untuk mengubahnya, karena Pancasila merupakan landasan idiologi bangsa, yang harus dipegang teguh setiap orang dalam berbangsa, dan bernegara termasuk dalam aktifitas pegawai PD Parkir,” tegas Niko dalam sambutannya, Makassar, Senin (1/10/2018).
Niko menjelaskan, momentum 1 Oktober ini merupakan peringatan mengenai hari kesaktian Pancasila sebagai ideologi bangsa.
“Hari ini sangatlah berbeda karena bertepatan dengan hari Kesaktian Pancasila yang telah ditetapkan oleh pemerintah tahun 1965. Karena pada tanggal 30 september 1965 merupakan hari G 30 PKI waktu itu,” ungkap Niko
Dia juga berharap, kepada seluruh pegawai PD Parkir Makassar dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, setiap hari agar menjadikan Pancasila sebagai patron, serta menghayati kelima sila dalam pancasila mulai dari sila pertama keTuhanan Yang Maha Esa sampai dengan sila kelima Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Kelima sila itu harus dimaknai secara berurutan dan tidak boleh dipisahkan,” tambahnya lagi.
Selain itu dia juga mengingatkan, kepada seluruh elemen PD Parkir Kota Makassar agar bertanggung jawab atas maju mundurnya PD Parkir ini. “Untuk itu kita harus bekerja secara jujur, disiplin dan berdedikasi tinggi untuk mengantarkan PD Parkir Makassar agar menyumbang deviden terbanyak,” pungkasnya.
Penulis: Abdul Latif



