26 C
Makassar
Tuesday, March 10, 2026
HomeHeadlineFahri Hamzah Sebut Politisi PSI Kekanak-kanakan

Fahri Hamzah Sebut Politisi PSI Kekanak-kanakan

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyebut politisi PSI kekanak-kanakan dengan menuding Calon Presiden Prabowo Subianto tempramental.

Pernyataan Fahri ini berawal dari wawancara politisi PSI Guntur Romli menyikapi isu Prabowo meninju meja didepan puluhan Ulama beberapa waktu lalu.

Baca: Fahri Hamzah Ungkap Dua Kesalahan Strategi Jokowi

Cerita Prabowo meninju meja disampaikan pertama kali oleh mantan anggota Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 Usamah Hisyam. Dalam tulisannya yang dimuat oleh laman situs muslimobsession.com pada Rabu (19/12/2018), Usamah menceritakan ketegangan suasana rapat mukadimah sepekan sebelum Ijtima Ulama I digelar pada 16 September 2018.

Prabowo saat itu dengan bernada tinggi disebut protes karena banyak pihak yang mempertanyakan keislamannya. Dirinya pun sampai meninju meja hingga lima kali sampai membuat suasana rapat kemudian menegang.

Baca: Fahri Hamzah ke Jokowi-Ma’ruf: Jangan Serang Keislaman dan Masa Lalu Prabowo

Banyak pihak di kubu Prabowo kemudian membantah apa yang disampaikan Usamah. Namun, tidak bagi Guntur Romli.

“Saya lebih percaya Usamah Hisyam. Kalau bantahan dari Slamet Maarif, Damai Hari Lubis dan Andre Rosiade (itu) cuma ingin bela Prabowo saja. Kenyataannya memang Prabowo temperamental kok,” kata Guntur dilansir dari Suara.com, Jumat (21/12/2018).

Baca: Begini Tanggapan Fahri Hamzah Pasca Bergabungnya Yusril di Kubu Jokowi-Ma’ruf

Apa yang disampaikan Guntur Romli ini kemudian memantik reaksi dari Fahri Hamzah.

Dia menganggap kalau politisi PSI terlalu kekanak-kanakan dengan menyoal hal demikian.

Jadi ini yg kalian takutkan dari Prabowo? Ya Allah…kekanak2an banget kalian dik…” kata Fahri dilansir Sulselekspres dimedia sosial Twitternya (21/12/2018).

Diketahui, Fahri memang kerabkali menyuarakan kritik terhadap PSI. Partai baru yang disebutnya belum tentu lolos Pemilu 2019.

(*)

spot_img

Headline

spot_img
spot_img