28 C
Makassar
Thursday, March 26, 2026
HomeRagamManfaat olahraga untuk penderita diabetes

Manfaat olahraga untuk penderita diabetes

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Olahraga tentunya merupakan salah satu aktivitas emngembalikan kebugaran tubuh. Meski demikian, tetap saja tidak disarankan melakukannya melebihi kemaampuan.

Untuk penderita diabetes, tentunya olahraga sangat membantu mengobatinya. Menurut Everyday Health, Sheri Colberg-Ochs, Ph.D., pendiri Diabetes Motion Academy in Santa Barbara, California, sekaligus profesor di Old Dominion University yang dilansir dari hellosehat.com, merekomendasikan setiap orang yang berusia di atas 40 tahun dengan diabetes untuk mengikuti latihan keseimbangan sebagai rutinitas mingguan mereka. Setidaknya 2-3 hari per minggu.

Lamanya waktu aktivitas fisik yang dianjurkan untuk orang sehat usia 18-64 tahun menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah 150 menit per minggu. Pasien diabetes bisa menggunakan panduan tersebut dalam membuat rencana olahraga, misalnya 3 kali seminggu dengan durasi 50 menit per hari atau 5 kali seminggu dengan durasi 30 menit per hari.

Untuk mengawali latihan, sebaiknya Anda mulai olahraga dalam 10 menit per sesi. Secara bertahap, pasien bisa meningkatkan lamanya waktu olahraga per sesi sebesar 30 menit. Ini akan membantu Anda menyesuaikan kondisi tubuh dengan olahraga yang dilakukan.
Jenis olahraga untuk penderita diabetes

Berikut jenis olahraga untuk penderita diabetes yang mudah dilakukan dalam rutinitas harian, seperti:

1. Jalan cepat

Aktivitas ini mudah dan sering dilakukan oleh semua orang. Olahraga ini merupakan salah satu aktivitas yang paling tepat untuk penderita diabetes. Pasien juga bisa menyesuaikan kecepatannya sebagai bentuk latihan aerobik untuk meningkatkan denyut jantung sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.

2. Tai chi

Tai chi adalah serangkaian gerakan tubuh yang lambat dan halus untuk menenangkan tubuh dan pikiran. Ini sangat bermanfaat bagi penderita diabetes karena meningkatkan kebugaran dan kesehatan mental, mengendalikan kadar gula darah, serta mengurangi kerusakan saraf akibat komplikasi diabetes.

3. Yoga

Olahraga ini menggabungkan gerakan tubuh yang membangun kelenturan, kekuatan, dan keseimbangan. Ini membantu pasien diabetes untuk mengurangi stres, memperbaiki fungsi saraf, melawan resistensi insulin, dan memperbaiki kadar gula darah karena meningkatkan massa otot dan stres berkurang. Kelebihan lainnya, pasien bisa melakukan latihan ini sesering mungkin sesuai keinginan.

4. Bersepeda

Bersepeda merupakan bentuk latihan aerobik yang menguatkan jantung dan meningkatkan fungsi paru-paru. Selain itu, olahraga ini juga meningkatkan aliran darah ke kaki dan membakar kalori untuk menjaga berat badan. Untuk menghindari terjatuh dan cedera atau cuaca yang tidak mendukung, sebaiknya olahraga ini menggunakan sepeda statis.

5. Latihan angkat beban

Latihan ini direkomendasikan karena manfaat utamanya untuk meningkatkan massa otot. Saat massa otot bertambah maka akan lebih mudah mengendalikan gula darah. Namun, untuk olahraga jenis ini pasien harus benar-benar memperoleh izin dari dokter sebab olahraga ini cukup berisiko dengan cedera.

6. Berenang

Olahraga ini sangat ideal untuk penderita diabetes karena tidak memberikan tekanan pada sendi. Berenang juga dapat menurunkan tingkat stres, membakar kalori, dan menurunkan kadar kolesterol. Ini lebih mudah dilakukan dibanding jalan cepat karena pasien harus mengurangi aliran darah ke pembuluh darah kecil secara berlebihan yang bisa membuat pasien kehilangan sensasi di kaki, bila hal tersebut terjadi. Namun, perhatikan keselamatan diri dari supaya tidak tergelincir atau tergores karena luka tersebut akan lambat sembuh dan rentan terhadap infeksi.

Namun demikian, Anda tetap disaraankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda, sehingga bisa lebih terpantau.

(Rahmi Djafar)

spot_img

Headline

spot_img
spot_img