29.2 C
Makassar
Tuesday, July 14, 2026
HomeDaerahTim Gabungan Simulasi Pengamanan Pemilu

Tim Gabungan Simulasi Pengamanan Pemilu

- Advertisement -

WATAMPONE, SULSELEKSPRES.COM – Pemilu 2019 di Kabupaten Bone terus mendapat perhatian. Salah satunya tim gabungan TNI, Polres Bone dan Pemkab, menggelar apel pengamanan pemilu legislatif dan pemilu presiden di Lapangan Merdeka, Jl. Petta Ponggawe, Kamis, (07/02/2019).

Apel pengamanan Pemilu 2019 melibatkan kurang lebih 2.000 personel.

Dalam simulasi digambarkan, sejumlah kelompok massa merasa tidak puas dengan hasil pemilu kemudian melakukan aksi protes hingga terjadilah bentrokan antarwarga dan pendukung partai politik.

Aparat TNI-Polri kemudian diterjunkan untuk mengatasi bentrokan tersebut. Namun, massa terus bertindak anarkis malah terlibat bentrokan dengan aparat TNI-Polri.

Saat itu, aparat kemudian berusaha menyekat kelompok massa yang bertikai dan menghalau mereka dengan tembakan gas air mata.

Setelah itu, aparat kemudian mengumpulkan kelompok-kelompok Yang terlibat bentrokan lalu kemudian dilakukan mediasi untuk mendamaikan mereka.

Setelah massa dapat dikendalikan, aparat kemudian memberikan arahan kepada warga agar tidak terprovokasi dan dapat menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Danrem, 141/Tp Kolonel Inf. Suwarno S.A.P mengungkapkan bahwa latihan ini fokus untuk membantu pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 terutama dalam penanggulangan massa huru hara yang anarkis.

“Pelaksanaan latihan ini untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang andal dalam melaksanakan tugas perbantuan kepada pemerintah daerah dan Polri dalam pengamanan Pemilu, Selain latihan pengamanan antihuru-hara, personel juga diberikan materi tentang tahapan penyelenggaraan Pemilu sesuai Undang-Undang tentang Pemilu, komunikasi sosial dan pembinaan ketahanan wilayah,” ungkapnya kepada sulselekspres.com

Menurut, Danrem, 141/Tp Kolonel Inf. Suwarno S.A.P seraya menambahkan selain digelar skenario simulasi tersebut juga dibekali materi prosedur dan mekanisme permintaan dan pemberian bantuan kepada Polri dalam rangka Kamtibmas, penanggulangan kerusuhan massa, penanganan konflik sosial, pengamanan objek vital dan prosedur pengerahan pasukan untuk pelaksanaan pengamanan pemilu dengan cepat dan baik.

“Dengan adanya latihan ini, diharapkan dapat terwujud sinergitas antara instansi terkait seperti Polri dan Pemda setempat, sehingga latihan ini akan benar-benar menjadi acuan pada pelaksanaan tugas pengamanan pemilu legislatif dan presiden yang sebenarnya,” ujar Suwarno.

Penulis: Yusnadi

spot_img

Headline

spot_img
spot_img