SULSELEKSPRES.COM – Kalau Anda sedang hamil atau sedang akan merencanakan kehamilan, ada baiknya untuk waspada dengan perubahan yang terjadi pada suami.
Saat pasangannya hamil, pria akan mengalami beberapa perubahan pada dirinya. Perubahan ini bisa jadi perubahan positif atau sebaliknya. Kita bisa menggunakan keduanya karena kondisi hamil akan membuat pria mengalami gangguan pada tubuhnya. Misal gangguan dalam berhubungan seks yang membuat pria tidak bisa melakukannya sewaktu-waktu.
BACA: Hamil Muda Sering Buang Air Kecil, Ini Penyebabnya
Kalau perubahannya positif mungkin tidak akan menjadi masalah. Namun, kalau perubahannya negatif harus dicegah agar tidak menimbulkan masalah dalam rumah tangga.
Berikut perubahan pada suami yang paling sering terjadi seperti dilansir DokterSehat dan harus diketahui oleh istrinya.
Alami stres
Pria yang mengetahui pasangannya hamil memiliki dua kemungkinan yang akan terjadi pada tubuhnya. Pertama adalah antusias sehingga pria akan senang dan menjadi lebih giat dalam bekerja. Namun, ada juga pria yang mengalami hal sebaliknya dan membuat mereka mengalami stres yang berlebihan.
Kondisi stres yang terjadi pada pria disebabkan oleh banyak hal. Ada yang belum siap mendapatkan keturunan karena tidak yakin bisa membesarkannya. Selain itu, masalah finansial seperti belum ada dana untuk pemeriksaan rutin dan persalinan membuat seorang pria mengalami stres berlebihan.
Over protektif
Seorang pria yang sudah sejak lama mendambakan momongan akan menjadi over protektif dengan istrinya. Mereka akan sering melarang pasangannya untuk melakukan ini dan itu termasuk terlalu lelah bekerja, tidak memperbolehkan mencuci pakaian, hingga tidak boleh jajan sembarangan.
Hal ini sangat baik untuk pasangan meski pemberian pengertian harus dilakukan. Misal memberitahu apa saja yang boleh dimakan dan tidak boleh dimakan. Seorang pria juga harus diberi tahu kegiatan apa saja yang masih diperbolehkan sehingga over protektifnya beralasan dan tidak asal larang saja.
Sering masturbasi
Kebutuhan seks adalah hal wajar yang dimiliki oleh pria. Apalagi mereka memang dikenal lebih aktif secara seksual. Kalau pasangan mendadak hamil, tentu pada tiga bulan pertama, pria tidak bisa melakukan seks dengan pasangannya. Mereka akan menahannya dan akhirnya lebih banyak melakukan masturbasi.
Masturbasi yang dilakukan oleh pria dengan kondisi seperti ini sebenarnya tidak perlu dilakukan diam-diam. Istri boleh mengetahuinya atau malah ikut membantu untuk membuat pasangannya puasa. Dengan saling terbuka, masalah seksual tidak akan menjadi beban dan memunculkan masalah baru seperti perselingkuhan.
Religius
Beberapa pria yang awalnya belum religius biasanya akan berubah menjadi lebih religius. Mereka melakukan itu sebagai ungkapan rasa syukur atas kehamilan yang dialami oleh pasangannya. Kondisi ini harus didukung oleh istri sehingga kehidupan rumah tangga akan berjalan dengan lebih lancar.
Giat bekerja
Karena sadar dengan biaya yang akan dikeluarkan sejak pasangan hamil hingga melakukan persalinan, pria akan lebih giat bekerja. Mereka akan berusaha menabung untuk mencukupi semua kebutuhan dari istri dan bayi yang nantinya lahir. Istri juga harus mendukung suami dengan melakukan hal sederhana seperti membuatkan minum atau pijatan kalau lelah.
Berselingkuh
Tidak bisa dipungkiri lagi kalau wanita yang sedang hamil akan mengalami beberapa gangguan pada tubuhnya. Gangguan ini membuat mereka tidak bisa melakukan seks dengan pasangan agar janin yang dikandungnya bisa tumbuh dengan sempurna. Sayangnya tidak semua pria menyadari ini sehingga ada juga yang berselingkuh untuk mendapatkan kepuasan seksual.
Sebenarnya wanita masih bisa melakukan seks kalau mereka sudah hamil di atas bulan ke-4 atau ke-5. Pria bisa melakukan seks meski tidak terlalu sering. Agar pria tidak melakukan hal-hal seperti ini ada baiknya untuk membicarakannya dengan baik agar tidak menimbulkan masalah seperti ini.



