29 C
Makassar
Tuesday, May 26, 2026
HomePolitikSoal Kampanye Prabowo di GBK, Jusuf Kalla: Simbol Islam yang Sangat Keras

Soal Kampanye Prabowo di GBK, Jusuf Kalla: Simbol Islam yang Sangat Keras

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, kampanye terbuka paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang digelar di Gelora Bung Karno (GBK), Minggu 7 April lalu, menggunakan simbol Islam yang sangat keras.

Meski demikian, Jusuf Kalla mengakui strategi penggunaan simbol Islam juga diterapkan paslon nomor urut 01 Joko Widodo- Ma’ruf Amin.

“Strategi umum kedua calon itu strategi Islam. Pak Jokowi ambil (wakil) ulama, ingin dekat dengan pemilih Islam. Kemudian yang satu menggunakan simbol Islam yang sangat keras, salat subuh macam-macam,” ujar JK di kantor wakil presiden, seperti dilansir dari CNNIndonesia, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

BACA: Jokowi Optimis Raih Suara 60 Persen Lebih

JK juga mengaku sepandangan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menilai kampanye akbar Prabowo di GBK, akhir pekan lalu, tak lazim dan tak inklusif.

Kata JK, cara kampanye Prabowo di GBK merupakan strategi yang sengaja diatur oleh calon nomor urut 02 itu. Hal itu dinilai JK menjadi urusan internal tim Prabowo.

Ia pun mengapresiasi surat yang disampaikan SBY. Menurutnya, Presiden RI keenam itu hanya ingin menyampaikan agar masyarakat tetap bersatu dalam proses kampanye pilpres yang saat ini masih berjalan.

“Saya kira apa yang disampaikan itu bagus. Supaya kita berbeda dalam cara, tapi tetap bersatu dalam kampanye. Ini surat Pak SBY ini sebagai pemimpin bagus,” ucapnya.

BACA: Optimis Prabowo-Sandi Menang, Misrayanti Serukan Relawan Kawal TPS

Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sudah membantah anggapan kampanye eksklusif di GBK, seperti yang dituding SBY.

Juru Bicara BPN Andre Rosiade justru menyebut kampanye akbar Prabowo sudah mengusung konsep untuk semua kalangan. Andre menegaskan Prabowo adalah presiden untuk semua agama.

“Saya rasa semua terbuka untuk seluruh agama apapun karena Pak Prabowo adalah presiden rakyat Indonesia, presiden seluruh agama, presiden seluruh suku dan ras di Indonesia, bukan umat Islam saja,” kata Andre, dikutip dari CNNIndonesia, Minggu (7/4/2019).

Penulis: Agus Mawan
spot_img

Headline

spot_img
spot_img