SULSELEKSPRES.COM – Pemain sinetron muda, Prilly Latuconsina menanggapi kasus seorang Siswi SMP berinisial AD (14) yang dikeroyok oleh 12 siswi SMA, di Pontianak, pada Jumat (29/3/2019) lalu.
Sebagaimana di lansir dari Kompas.com, Prilly mengakui, dirinya sudah menghubungi United Nations Children’s Fund (Unicef) Indonesia untuk menanggapi kasus tersebut.
“Barusan banget aku berhubungan (komunikasi) dengan Unicef Indonesia, aku tanya sama dia, gimana tanggapannya dan apa yang harus aku lakukan,” kata Prilly, di Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2019).
Prilly melanjutkan, untuk menghadapi kasus seperti ini, tidak boleh ada yang sampai ikut menghujat. Dirinya lebih memilih untuk menyerahkan kepada yang berwewenang.
“Karena menghadapi kasus ini kita enggak boleh emosi dan marah-marah juga. Kita lihat perspektif penegak hukum dan Komnas Anak. Kita lihat UUD Perlindungan Anak,” lanjutnya.
“Saat ini yang bisa aku bantu menguatkan Audrey dan menyadarkan bahwa Bully itu salah, dan mendorong pemerintah dan penegak hukum untuk membuat sistem peradilan anak,” tutur Prilly.
Penulis: Efrat Syafaat Siregar
Post Views: 131



