27.7 C
Makassar
Thursday, May 14, 2026
HomeNasionalMenangis, Ratna Sarumpaet: Saya Dianggap Ratu Pembohong

Menangis, Ratna Sarumpaet: Saya Dianggap Ratu Pembohong

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Aktivis kemanusiaan, Ratna Sarumpaet menyesali perbuatannya telah berbohong tentang penganiayaan terhadap dirinya.

Hal itu disampaikan Ratna disertai air mata saat membacakan pleidoi pribadi, di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019).

“Saya mengakui bahwa sebagai aktivis demokrasi dan seniman yang selalu menyuarakan kemanusiaan, kebohongan itu merupakan perbuatan terbodoh yang saya lakukan selama hidup saya. Dan akibat kebohongan itu, saya menerima sanksi sosial yang luar biasa berat dari masyarakat. Saya dianggap sebagai ratu pembohong,” kata Ratna, Selasa (18/6/2019) dikutip dari Detikcom.

Ratna mengaku cap ‘pembohong’ itu telah menghancurkan nama baik dan reputasinya. Justru perbuatan yang selama ini dia lakukan sebagai aktivis sirna karena kebohongan itu.

Baca: Ratna Sebut Kasus Eggi Biasa dan Permainan Pemerintah

Dalam Pledoinya, Ratna juga menyinggung soal nuansa politisasi dalam kasusnya.

“Sulit dipungkiri betapa kasus berita bohong yang menimpa saya sudah sejak awal sarat dengan politisasi. Media massa, media sosial/netizen, politisi, bahkan proses penyidikan berusaha keras menggiring opini publik seolah saya telah dengan sengaja menciptakan dan menyebarkan kebohongan demi kepentingan salah satu pasangan calon presiden,” katanya.

Baca: Soal Dana Oprasi Plastik, Ratna Sarumpaet: Itu Uang Bukan Hasil Korupsi

Ratna mengatakan dalam persidangan tersebut saksi ahli menerangkan tidak ada motif politik. Ratna mengaku berbohong hanya berbohong pada keluarganya.

“Tapi semata-mata untuk menutupi pada anak-anak saya dalam usia saya yang sudah lanjut saya masih melakukan operasi,” ujar Ratna.

Ratna juga meminta agar dibebaskan dan dikembalikan kepada keluarganya. “Mohon kembalikan saya ke pelukan anak-anak saya,” pungkasnya.

(*)

spot_img

Headline

spot_img
spot_img