25 C
Makassar
Kamis, Desember 2, 2021
BerandaPolitikPihak Prabowo-Sandi Dituntut Minta Maaf kepada Presiden Jokowi Soal Kasus Ratna Sarumpaet

Pihak Prabowo-Sandi Dituntut Minta Maaf kepada Presiden Jokowi Soal Kasus Ratna Sarumpaet

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Sejumlah pihak sempat mengaitkan langsung kasus Ratna Sarumpaet terhadap Presiden Jokowi.

Malah, ada pihak tertentu yang menuding kasus Ratna didalangi Presiden Jokowi yang memerintahkan preman mengeroyok Ratna. Namun belakangan terungkap, Ratna nyatanya bukan dikeroyok, tapi hanya melakukan operasi plastik.

Mantan Ketua DPP KNPI, Andi Yuslim Patawari menuntut tokoh yang sudah mencaci Jokowi atas kasus Ratna harus segera meminta maaf.

BACA: Dampak Hoax Ratna Sarumpaet: Presiden Jokowi Dituduh Suruh Preman Lakukan Kekerasan

“Mereka yang mencaci Presiden dirasuki dendam. Karena lebih dominan rasa bencinya sehingga melakukan fitnah. Sementara fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan,” kata Andi Yuslim (3/10/2018).

“Kalau ada tokoh yang melakukan ini ada baiknya perbanyak istiqfar dan minta maaf,” tambahnya.

BACA: Bukan Aktivis HAM, Golkar Sebut Ratna Sarumpaet Penjahat Kemanusiaan

Andi Yuslim menyarankan, akibat dendam telah kembuat sejumlah pihak tetlalu cepat mengambil keputusan. Termasuk kesimpulan kalau kasus ini ada kaitan dengan Presiden.

“Ada baiknya jangan terlalu cepat menyimpulkan sesuatu yang belum tentu benar sehingga menimbulkan kebencian. Bohong dan fitnah ini persoalan moral,” ujar Caleg DPR RI dari Dapil Sulsel II tersebut.

Jokowi Tertuduh

Presiden Jokowi menjadi salahsatu pihak yang terkena dampak dari informasi hoax soal Ratna Sarumpaet.

Jokowi bahkan menjadi pihak yang tertudu sebagai falang dibalik kasus Ratna.

Mantan anggota DPR RI, Benny K Harman sempat menuding dugaan pengeroyokan Ratna Sarumpaet dilakukan preman suruhan Presiden Jokowi.

BACA: Dimaki Gegara Ratna Sarumpaet, dr Tompi Sudah Maafkan Fadli, Fahri, dan Andi Arief

Tudingan Benny yang juga mantan Cagub NTT usungan Demokrat dan PKS ini berawal dari postingan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik.

BACA JUGA :  Sejak Di Rutan, Ratna Sarumpaet Rajin Baca Buku

Rachlan sebelumnya mengaitkan kasus Ratna dengan Novel Baswedan, dimana Presiden Jokowi dianggap diam tanpa reaksi.

 

https://twitter.com/BennyHarmanID/status/1047294465054916609?s=19

“Sekarang Ratna Sarumpaet. Kemarin Novel Baswedan. Dan tak sepatah katapun dari Presiden,” tulis Rachlan (2/10/2018).

BACA: Begini Tanggapan Rocky Gerung Soal Kebohongan Ratna Sarumpaet

Benny kemudian memberikan tanggapan lanjutan atas ciutan Rachlan. Menurut dia, dia menyebut kalau ada kemungkinan preman yang meninju Ratna adalah preman suruhan Presiden Jokowi.

“Ada tiga kemungkinan mengapa utk kasus ini presiden diam. Satu, presiden sibuk dan ini perkara kecil. Dua, presiden memelihara preman dan diduga kuat yang meninju Ratna adalah preman-preman suruhan presiden. Tiga, cara ini sudah sesuai dgn revolusi mental,” tulis Benny.  (*)

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.380,4
EUR
16.278,4
JPY
127,3
KRW
12,2
MYR
3.408,5
SGD
10.534,2