SULSELEKSPRES.COM – Partai Golkar Sulsel meminta gubernur dan Walikota Makassar untuk segera memberlakukan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Permintaan ini disimpulkan dalam Rapat Pengurus Terbatas Diperluas DPD Golkar Sulsel dan pimpinan DPD Golkar Kabupaten/Kota melalui Teleconference, Jumat (10/04), malam.
Rapat Pengurus Terbatas Diperluas ini dipimpin oleh Ketua DPD Golkar Sulsel Nurdin Halid di kediamannya Rafles Hill, Cibubur. Dalam rapat, Nurdin menyampaikan bahwa saat ini Kota Makassar menjadi daerah yang paling terpapar penyebaran Covid-19 di Sulsel.
“Akibatnya, status Sulsel mejadi zona merah akibat penyebaran di Kota Makassar yang tinggi, karena Makassar penyumbang terbesar sehingga Sulsel zona merah,” ujar Waketum DPP Partai
Golkar ini.
Selain masalah Covid-19, Rapat juga membahas aktivitas keagamaan pada Bulan Ramadhan yang akan memasuki puasa pada 24 April. DPD Golkar Sulsel memandang perlunya pendekatan khusus (special treatment) agar momen suci bulan Ramadhan tidak menjadi pemicu kerawanan akibat penyebaran Virus Covid-19.
Salah satu yang akan diprogramkan DPD Golkar Sulsel adalah Gerakan Zakat Infaq dan Sadaqah (ZIS). Rapat merekomendasikan
kepada bidang Keagamaan DPD Golkar Sulsel untuk merumuskan konsep dan langkah-langkah Gerakan ZIS ini. Output ZIS
diorientasikan untuk meringankan beban pihak-pihak yang terdampak oleh Pandemi Covid-19, seperti kalangan miskin, dan kalangan bawah.



