23 C
Makassar
Friday, February 20, 2026
HomeMetropolis204 Pedagang Pasar Dinyatakan Reaktif Setelah Lakukan Rapid Test

204 Pedagang Pasar Dinyatakan Reaktif Setelah Lakukan Rapid Test

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Sebanyak 204 pedagang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil Rapid Test massal selama empat hari di 18 pasar induk di Kota Makassar.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisah Tun Asikin, saat mendampingi Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf, saat memantau pelaksanaan Rapid Test massal di Pasar Butung.

Menurut Naisah, selama empat hari Rapid Test massal di 18 pasar induk, sebanyak 204 pedagang yang dinyatakan reaktif untuk selanjutnya mengikuti program wisata covid di hotel.

“Di hari pertama Rapid Test massal itu sebanyak 21 yang reaktif, hari kedua 44 reaktif, hari ketiga 78 reaktif dan hari ke empat 61 reaktif, jadi total 204 yang reaktif.”

“Hari ini ada empat pasar induk yang melakukan pemeriksaan, yakni Pasar Butung, pasar Sawah, Pasar Niaga daya dan pasar Mandai. Diantara 1.914 pedagang yang diperiksa ditemukan 61 pedagang yang reaktif,” jelas Naisah.

Sementara Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf, saat memantau proses Rapid Test di Pasar Butung mengatakan bahwa langkah ini bagian dari upaya Pemkot Makassar untuk mendeteksi keberadaan virus agar segera dilakukan isolasi.

“Kita sudah siapkan rumah sakit untuk perawatan, dokter, termasuk juga hotel untuk pasien yang tidak bergejala. Pekejaan Rumah kita hanya menemukan yang career.”

“Fakta yang kita temukan, jika ada saudara kita yang terpapar virus kemudian segera dirawat secara medis itu kecenderungannya cepat sembuh, bahkan ada yang hanya tujuh hari sudah sembuh,” ujar Yusran.

Yusran juga memastikan akan memberikan reward kepada masyarakat yang secara sukarela melaporkan diri jika merasa memiliki gejalaa atau mengakui pernah melakukan kontak.

“Jika kemudian hasilnya reaktif dan bersedia mengikuti program wisata Covid di hotel itu kita berikan reward berupa jaminan untuk keluarganya berupa pemenuhan kebutuhan sehari-hari selama masa isolasi,” lanjutnya.

Penulis : Widyawan Setiadi

spot_img

Headline

spot_img
spot_img