MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah menyiapkan skenario pemberlakuan new normal live atau tatanan hidup baru. Asisten Operasional Gugus Tugas Covid-19 Sulsel, Kolonel Infanteri Eden Chandra Hayat mengatakan, akan melibatkan semua unsur dalam pengamanan.
Kalau kita lihat jumlah personel yang dilibatkan secara angka itu belum. Hanya perbandingannya sesuai dengan petunjuk dari pimpinan, nanti akan dilibatkan 70 persen TNI dan 30 persen dari polisi. Tentu kita melibatkan semua termasuk Satpol-PP dan relawan. Pemda (Pemerintah Daerah) juga akan terlibat,” kata Eden Chandra, Kamis (28/5/2020).
Menurut Eden Chandra
draf sistem pengamanan, kesehatan dan pengamanan menuju penerapan new normal telah disusun dalam rapat bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulsel melalu video virtual, yang digelar di Balai Prajurit Jenderal M Yusuf di Jl Jenderal Sudirman, Rabu (27/05/2020).
“Dari sisi pengamanan, kesehatan, dan pengawasan dan lainnya. Tentunya pemberlakuan tidak akan bisa disamakan. Misalnya pengawasan terhadap mal, pasar (tradisional) dan mesjid tentu berbeda. Sanksi dan teguran juga akan berbeda. Ini menyusun draf itu, supaya tidak terjadi permasalahan yang nantinya akan menghambat pelaksanaan (new normal),” jelasnya.
Ditambahkan Eden Chandra, bahwa penerapan New Normal harus melewati beberapa fase atau persyaratan, seperti adanya penurunan jumlah pasien Covid-19 sebanyak 50 persen.
“Kita lihat kondisi saat ini, terjadi penurunan kasus yang cukup baik, mulai dari 40,43 persen, sampai tadi malam terjadi penurunan 103 kasus. Mudah-mudahan kesadaran masyarakat jangan turun lagi. Harus dipertahankan sesuai dengan protokol Kesehatan sehingga angka semakin turun. Dan kita diberikan kesempatan untuk new normal,” tandasnya.



