MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Nama PSM Makassar tentu tidak asing di jagat sepakbola Indonesia, bahkan Asia. Bukan tanpa alasan, tim berjuluk Juku Eja tersebut merupakan tim tertua di Indonesia.
Lahir di masa penjajahan kolonial Belanda, tepatnya pada tahun 1915, maka tidak salah jika tim yang identik dengan kostum Merah Maroon tersebut diberi label tim legendaris.
Meski begitu, nasib PSM Makassar saat ini tidak begitu beruntung dibandingkan sejumlah tim baru, sebut saja Bali United dan Madura United.
Kedua tim di atas merupakan kontestan baru di kancah sepakbola Indonesia, hanya saja nasibnya lebih beruntung dari PSM Makassar. Mereka memiliki fasilitas yang cukup baik, mulai dari stadion, alat transportasi, hingga berbagai fasilitas lainnya.
Sementara PSM Makassar sendiri saat ini masih luntang-lantung. Mereka bahkan belum memiliki stadion yang layak dibanding rival-rivalnya.
BACA: AFC Cup 2020 Resmi Dilanjutkan, Ini Jadwal Baru PSM Makassar
Saat ini, PSM sendiri dipastikan mejadi tim musafir. Sebab stadion Andi Matalatta, Mattoanging, yang biasanya jadi markas mereka bakal direnovasi oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Beruntung, pihak PSSI memutuskan lanjutan Liga 1 2020 dipusatkan di Pulau Jawa, dengan tim dari luar Pulau Jawa bermarkas di kota Jogjakarta dan sekitarnya.
Dengan begitu, PSM tidak akan kesulitan lagi menentukan di mana markas mereka untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 2020 ini.
Nasib malang PSM tidak hanya berlaku di kompetisi domestik saja. Mirisnya, hingga kompetisi kancah Asia pun PSM harus menjadi tim musafir, sebab stadion mereka tidak masuk standar layak AFC untuk digunakan sebagai venue pertandingan.
Beberapa musim terakhir, saat melakoni laga kandang di kompetisi AFC Cup, PSM harus menyewa stadion klub lain, seperti Stadion Pakansari, Cibinong, kabupaten Bogor.
Tahun ini, PSM bahkan belum mengetahui di mana mereka akan bermain saat melakoni lanjutan AFC Cup 2020 September mendatang. Namun, kabarnya kompetisi bakal dipusatkan di satu negara saja.
Untuk grup G AFC Cup 2020, venue pertandingan akan dipusatkan di Vietnam. Akan tetapi PSM yang tergabung di grup H, sampai saat ini belum memiliki tempat di mana mereka akan bermain.
Kondisi PSM Makassar ini sempat disoroti berbagai pihak, termasuk dari pihak suporter. Mereka menyayangkan keadaan tim kebanggaan mereka yang luntang-lantung tidak memiliki rumah.
Sehingga mereka berharap, renovasi stadion Andi Matalatta, Mattoanging, bisa rampung dengan segera, agar di kompetisi musim selanjutnya Pasukan Ramang tidak risau memikirkan di mana markas mereka.



