31 C
Makassar
Senin, Juni 14, 2021
BerandaNasionalAirlangga Minta Pengusaha Tidak Cicil THR Pekerja

Airlangga Minta Pengusaha Tidak Cicil THR Pekerja

- Advertisement -

SULSELEKSRPES.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta para pengusaha tak lagi mencicil Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerjanya. Setelah sebelumnya pada 2020, pemerintah memberikan keringanan berupa kebijakan cicil THR bagi pengusaha yang tak sanggup membayar penuh.

Hal ini ditegaskan Airlangga saat menemui perwakilan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN Indonesia) di Gedung Ali Wardhana, Lapangan Banteng Timur. Menko Airlangga dan KADIN Indonesia berdiskusi tentang beberapa hal mengenai program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN).

Pada awal pertemuan, perwakilan dari KADIN Indonesia menyampaikan apresiasi atas berbagai terobosan yang dilakukan oleh Menko Airlangga di antaranya kartu prakerja, penyelesaian Undang-Undang Cipta Kerja, pemulihan ekonomi nasional yang fokus terhadap UMKM, dan program vaksinasi nasional.

Hadir 24 perwakilan KADIN dari berbagai daerah yan – g menyampaikan potensi daerahnya masing masing dan hal-hal yang memerlukan solusi dan kebijakan dari Pemerintah Pusat.

Menko Airlangga mendorong agar potensi daerah masing-masing dapat dikembangkan khususnya yang menyangkut padat karya, dan secara khusus meminta komitmen pengusaha menjelang Hari Raya Lebaran untuk membayar THR.

“Tahun lalu THR dicicil, saya minta tahun ini dibayar secara penuh. Kita harus komitmen,” seru Airlangga dalam pernyataan resminya, Kamis (1/4).

Airlangga beralasan hal dikarenakan Pemerintah sudah memberikan dukungan dalam berbagai bentuk.

Di hadapan para perwakilan KADIN daerah, Airlangga juga menyampaikan kebijakan Pemerintah yang terkait dengan penanganan Covid-19 akan diteruskan seiring dengan dilakukannya program vaksinasi.

Sedangkan untuk sektor pariwisata khususnya hotel, restoran dan kafe (HOREKA), Menko Airlangga mengatakan agar pengusaha dapat memanfaatkan fasilitas relaksasi kredit penambahan modal kerja dengan sistem penjaminan yang akan disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisment -

Headline