32 C
Makassar
Tuesday, July 16, 2024
HomeNasionalAlasan Muannas Sering Polisikan Pengkritik Pemerintah

Alasan Muannas Sering Polisikan Pengkritik Pemerintah

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Nama Muannas Alaidid kerab muncul dalam sejumlah kasus hukum yang melibatkan kelompok oposisi atau orang yang mengkritik pemerintahan Presiden Jokowi.

Advokat sekaligus kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini selalu tampil layaknya sebagai benteng. Serangan terhadap pemerintah dia lawan dengan aturan hukum.

Munnas dibawah bendera Cyber Indonesia pernah melaporkan sejumlah tokoh atau publik figur. Sejumlah nama seperti Jonru Ginting, Hanum Rais, Buni Yani, hingga jurnalis senior Farid Gaban pernah berurusan dengan Muannas.

Lantas apa alasan Muannas yang doyan melaporkan orang ke polisi?

Melalui akun media sosialnya, Muannas menguraikan alasannya. Menurut dia, kritik dan hoax atau berita bohong harus dibedakan. Kritik terhadap pemerintah bukanlah masalah, tapi menyebarkan berita bohong tentu memiliki konsekuensi hukum. Banyak orang dianggap sering berlindung atas nama kritik dibalik berita bohong yang dia sebarkan.

“Jangan mau dibohongi pakai kritik. Berita Bohong dilarang UU, Kritik dijamin UU,” kata Muannas dalam salahsatu cuitannya beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, dirinya akan memproses hukum para penyebar hoax jika ngeyel dan tidak mau mengakui kesalahan. Menurut dia, korban dari berita bohong adalah masyarakat luas dan bisa berujung pada keresahan.

“Minta maaf akui keliru, selesai kok urusan, yg diproses itu yg ngeyelan. klo hoax & hasut korbannya cuma sampeyan, gak masalah, tapi kalo awam percaya bahkan sampai berujung keresahan ditengah kita itu sdh jadi masalah bersama, Jgn pengennya demokrasi tapi gak mau pakai aturan,” tegasnya.

Seperti banyak diberitakan, nama Muannas kembali menjadi sorotan baru-baru ini setelah melaporkan jurnalis Farid Gaban. Sejumlah lembaga mengkritik tindakannya, namun Muannas tetap keukeu kalau cuitan Farid di media sosial adalah bentuk hoax atau berita bohong.

(*)

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Nama Muannas Alaidid kerab muncul dalam sejumlah kasus hukum yang melibatkan kelompok oposisi atau orang yang mengkritik pemerintahan Presiden Jokowi.

Advokat sekaligus kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini selalu tampil layaknya sebagai benteng. Serangan terhadap pemerintah dia lawan dengan aturan hukum.

Munnas dibawah bendera Cyber Indonesia pernah melaporkan sejumlah tokoh atau publik figur. Sejumlah nama seperti Jonru Ginting, Hanum Rais, Buni Yani, hingga jurnalis senior Farid Gaban pernah berurusan dengan Muannas.

Lantas apa alasan Muannas yang doyan melaporkan orang ke polisi?

Melalui akun media sosialnya, Muannas menguraikan alasannya. Menurut dia, kritik dan hoax atau berita bohong harus dibedakan. Kritik terhadap pemerintah bukanlah masalah, tapi menyebarkan berita bohong tentu memiliki konsekuensi hukum. Banyak orang dianggap sering berlindung atas nama kritik dibalik berita bohong yang dia sebarkan.

“Jangan mau dibohongi pakai kritik. Berita Bohong dilarang UU, Kritik dijamin UU,” kata Muannas dalam salahsatu cuitannya beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, dirinya akan memproses hukum para penyebar hoax jika ngeyel dan tidak mau mengakui kesalahan. Menurut dia, korban dari berita bohong adalah masyarakat luas dan bisa berujung pada keresahan.

“Minta maaf akui keliru, selesai kok urusan, yg diproses itu yg ngeyelan. klo hoax & hasut korbannya cuma sampeyan, gak masalah, tapi kalo awam percaya bahkan sampai berujung keresahan ditengah kita itu sdh jadi masalah bersama, Jgn pengennya demokrasi tapi gak mau pakai aturan,” tegasnya.

Seperti banyak diberitakan, nama Muannas kembali menjadi sorotan baru-baru ini setelah melaporkan jurnalis Farid Gaban. Sejumlah lembaga mengkritik tindakannya, namun Muannas tetap keukeu kalau cuitan Farid di media sosial adalah bentuk hoax atau berita bohong.

(*)

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img