32 C
Makassar
Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaNasionalAtribut PSI Dicopot, Ada Kaitan dengan Isu Poligami dan Perda Syariah?

Atribut PSI Dicopot, Ada Kaitan dengan Isu Poligami dan Perda Syariah?

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Atribut politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bergambar Grace Natalie dicopot di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Pencopotan atribut ditengah sedang ramainya isu soal penolakan PSI terhadap Poligami dan pemberlakukan Perda Syariah.

Ketua Bappilu DPP PSI, Andi Saiful Haq saat dikonfirmasi menolak berspekulasi soal motif dari pencopotan atribut partainya apakah sekaitan dengan isu yang tengah ramai dibincangkan. Namun hal yang pasti bahwa ada pihak tertentu yang tidak suka dengan partainya.

“Kita sih belum tau alasan pastinya. Tapi kita duga ini terkait pihak yang tidak suka dengan popularitas PSI yang naik dalam waktu singkat, 1% dalam 1 bulan itu loncatan luar biasa. Tentu banyak yang terganggu di papan tengah,” kata Andi Saiful melalui pesan Whats App , Minggu (16/12/2018).

Baca juga:

Dukung PSI, Komnas Perempuan: Poligami Timbulkan Kekerasan Fisik

Soal Antipoligami, PSI Dinilai Rugikan Calegnya

Caleg Muda PSI Ini Ungkap Cara Kampanye di Basis Prabowo-Sandi

Senada dengan Ketua PSI Sulsel Muhammad Fadli Noor, dirinya mengaku
belum bisa menebak motif dibalik pencopotan atribut PSI tersebut.

“kita belum bisa menebak modusnya karena kami belum tahu siapa pelakunya, yang pasti penurunan tersebut jelas adalah tindakan kriminal karena merusak properti private,” jelasnya.

Sebelumnya, papan reklame Grace Natalie berukuran 5×10 meter yang terletak di Jalan poros Kota Bantaeng, tepatnya di jalan Andi Mannapiang, dicopot oleh oknum tak bertanggung jawab, Sabtu (15/12) kemarin. DPP PSI pun memastikan pihaknya bakal mengambil langkah hukum atas kejadian ini.

Penulis: Muhammad Adlan

 

BACA JUGA :  Spekulasi Pertemuan Prabowo-Sandi Dan Ketua PBNU
BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.230,8
EUR
16.574,3
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.428,8
SGD
10.556,7