32 C
Makassar
Tuesday, July 16, 2024
HomePolitikBawaslu Ajak Insan Pers di Makassar Kawal dan Jaga Proses Pilkada 2024

Bawaslu Ajak Insan Pers di Makassar Kawal dan Jaga Proses Pilkada 2024

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Bawaslu RI menggelar acara Konsolidasi Media dalam Rangka Penguatan Pemberitaan pada Pengawasan Tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang berlangsung di Cafe Plazgozz, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Kota Makassar, pada Kamis (13/6/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sub Koordinator Bagian Humas & Media Massa Bawaslu RI, Ahmad Ali Imron dan Kepala Divisi Data dan Informasi Bawaslu Sulsel, Alamsyah serta Kepala Sekretariat Bawaslu Sulsel  Dr. Jalaluddin Siali.

Menurut Imron, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin sinergitas dengan wartawan yang berkerja di wilayah Kota Makassar dan Sulsel pada umumnya, untuk memberikan informasi atau berita yang relevan, valid, dan bersumber pada narasumber yang kredibel.

“Karena tugas untuk mendidik masyarakat ini bukan hanya tugas Bawaslu dan KPU sebagai penyelenggara, tapi semua unsur, khusunya insan pers,” jelas Imron.

Sementara itu, Alamsyah menjelaskan, ada empat titik rawan dalam pengidentifikasian dalam proses atau tahapan Pilkada Serentak 2024.

“Yakni pencegahan money poltiik, pencegaghan netralitas ASN, TNI, dan Polri. Kemudian penecagah politisasi SARA, serta pencegahan kampanye negatif,” kata Alamsyah.

Menurut Alamsyah, Sulsel selalu masuk dalam kategori zona merah yang berarti tingkat kerawanan pemilihan terbilang sangat tinggi.

“Tapi pengalaman kita baik pemilu maupun pilkada, Sulsel dikatakan zona merah. Tapi faktanya (pemilu dan pilkada) selalu dalam keadaan aman dan damai,” jelasnya.

Dalam agenda ini juga, digelar diskusi yang menghadirkan pelaku media massa sebagai narasumber. Mereka yang didaulat jadi narasumber yakni Yakub Prayatama dari Media Indonesia dan Didit Haryadi yang merupakan Ketua AJI Makassar dan juga wartawan Tempo.

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Bawaslu RI menggelar acara Konsolidasi Media dalam Rangka Penguatan Pemberitaan pada Pengawasan Tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang berlangsung di Cafe Plazgozz, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Kota Makassar, pada Kamis (13/6/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sub Koordinator Bagian Humas & Media Massa Bawaslu RI, Ahmad Ali Imron dan Kepala Divisi Data dan Informasi Bawaslu Sulsel, Alamsyah serta Kepala Sekretariat Bawaslu Sulsel  Dr. Jalaluddin Siali.

Menurut Imron, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin sinergitas dengan wartawan yang berkerja di wilayah Kota Makassar dan Sulsel pada umumnya, untuk memberikan informasi atau berita yang relevan, valid, dan bersumber pada narasumber yang kredibel.

“Karena tugas untuk mendidik masyarakat ini bukan hanya tugas Bawaslu dan KPU sebagai penyelenggara, tapi semua unsur, khusunya insan pers,” jelas Imron.

Sementara itu, Alamsyah menjelaskan, ada empat titik rawan dalam pengidentifikasian dalam proses atau tahapan Pilkada Serentak 2024.

“Yakni pencegahan money poltiik, pencegaghan netralitas ASN, TNI, dan Polri. Kemudian penecagah politisasi SARA, serta pencegahan kampanye negatif,” kata Alamsyah.

Menurut Alamsyah, Sulsel selalu masuk dalam kategori zona merah yang berarti tingkat kerawanan pemilihan terbilang sangat tinggi.

“Tapi pengalaman kita baik pemilu maupun pilkada, Sulsel dikatakan zona merah. Tapi faktanya (pemilu dan pilkada) selalu dalam keadaan aman dan damai,” jelasnya.

Dalam agenda ini juga, digelar diskusi yang menghadirkan pelaku media massa sebagai narasumber. Mereka yang didaulat jadi narasumber yakni Yakub Prayatama dari Media Indonesia dan Didit Haryadi yang merupakan Ketua AJI Makassar dan juga wartawan Tempo.

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img