Bawaslu RI Temukan 192 Bacaleg Terpidana Korupsi

Illustrasi pileg 2019

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, merilis hasil identifikasi bakal calon terpidana korupsi anggota DPRD Kabupaten/Kota.

Adapun total keseluruhan jumlah bakal calon
terpidana korupsi sebanyak 192 orang, yang tersebar di 9, Propinsi, 92 Kabupaten dan 11 Kota.

“Bakal Calon Terpidana Korupsi di propinsi sebanyak 26 Bakal calon, di Kabupaten
146 bakal calon dan di Kota 20 bakal calon,” tulis Bawaslu RI.

Propinsi yang terdapat bakal calon mantan terpidana korupsi terdapat di Jambi
(10 bakal calon), Bengkulu (4 bakal calon), Sulawesi Tengara (3 bakal calon),
Banten, Jawa Tengah, Nusa tenggara Timur (2 bakal calon), DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara (1 bakal calon).

Sementara, Kabupaten yang terdapat bakal calon terpidana korupsi Diantaranya Kabupaten Buol,
Kabupaten Katingan (6 bakal calon), Kabupaten Kapuas (5 bakal calon), Kabupaten Belitung, Kabupaten Trenggale (4 bakal calon), Kabupaten Kutai Kartanegara (4 bakal calon), Kabupaten Seruyan, Kabupaten Alor, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Sidoarj.

Kabupaten Natuna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (3 bakal
calon), Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Banggai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Barito, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Kampar, Kabupaten Karawang, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Sumba Barat Daya dan Sumbawa (2 bakal calon) dan 63 Kabupaten lainnya terdapat satu (1) bakal calon.

Kota yang terdapat bakal calon terpidana korupsi adalah Kota Lamongan (4 bakal
calon), Kota Pagar Alam (3 bakal calon), Kota Cilegon, Kota Gorontalo, Kota
Kupang dan Kota Sukabumi (2 bakal calon), Kota Madiun, Kota Sabang, Kota Tual,
Kota Manado dan Kota Pramulih masing-masing satu (1) bakal calon.

BACA JUGA :  Ini Deretan Bacaleg Demokrat Makassar