29 C
Makassar
Rabu, Juli 6, 2022
BerandaHeadlineBeda Sikap Gerindra dan PSI Soal Kasus Lutfi Alfiandi

Beda Sikap Gerindra dan PSI Soal Kasus Lutfi Alfiandi

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Perbedaan sikap tajam terlihat antara elite Partai Gerindra dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam kasus demonstran Lutfi Alfiandi.

Lutfi diketahui sebagai salah seorang demonstran pembawa bendera merah putih dalam aksi demo 30 September 2019. Dalam proses persidangan Luthfi didakwa melakukan kekerasan atau melawan petugas yang menjalankan tugas saat itu.

Partai Gerindra dalam kasus ini memberikan pembelaan terhadap Luthfi. Wakil Ketua Umum Gerindra sekaligus Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Sufmi Dasco mengajukan diri sebagai penjamin penangguhan.

Dasco mengaku siap menjadi penjamin dengan alasan kemanusian. Selain karena dirinya memang diminta oleh keluarga Luthfi.

“Saya mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap Lutfi. Hal ini dilakukan karena alasan kemanusiaan dan juga diminta membantu Lutfi. Salah satunya, pihak keluarga Lutfi,” kata Dasco, Jum’at, (13/12/2019).

BACA: PSI Tantang Gubernur Anies Baswedan

Sikap berbeda diperlihatkan elite PSI, Dedek Prayudi. Dedek yang juga sebagai jubir PSI mengatakan, dirinya tidak ingin mempahlawankan orang yang jelas salah. Ini karena Luthfi dianggap terbukti bukan seorang pelajar.

Kehadiran Lutfi dalam aksi pelajar dan mahasiswa itu memang berniat membuat keonaran atau kerusuhan dalam aksi bertajuk “STM dan Mahasiswa kembali kumpul di jalan”.

BACA: Budiman Sudjatmiko: Rocky Gerung Tak Berani Ucapkan Dungu Kepada Saya

“Tidak semua orang disebuah institusi itu jahat, tidak pula semua orang didalam kerumunan itu baik. Yang terpenting jangan ikut-ikutan mem-pahlawan-kan orang yang salah, yang demi agenda pribadinya menipu orang lain dan menunggang gerakan orang lain,” kata Dedek.

“Dalam dakwaan yg dibacakan Jaksa Penuntut Umum pada hari Kamis, 12 Desember 2019: Luthfi Alfiandi (20 th) terdakwa kerusuhan aksi pelajar di DPR, bukanlah seorang pelajar.

BACA JUGA :  PSI: Hanya Orang Tak Waras Mendukung Poligami

Terdakwa adalah seorang pengangguran yg menyamar mengenakan pakaian SMA dengan kemeja putih dan celana abu2,” pungkasnya lagi.

(*)

spot_img
spot_img

Headline