24 C
Makassar
Rabu, Januari 19, 2022
BerandaDaerahBMKG Sulsel Rilis Daerah di Sulsel Rawan Banjir, Termasuk Bone

BMKG Sulsel Rilis Daerah di Sulsel Rawan Banjir, Termasuk Bone

- Advertisement -

BONE, SULSELEKSPRES.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Selatan merilis sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan yang berpotensi terjadi bencana alam termasuk Kabupaten Bone

Dalam rilis yang dikeluarkan, ada beberapa Kecamatan di Kabupaten Bone yang berpotensi dilanda bencana alam banjir dan tahan longsor.

Salah satunya Kecamatan Tellu Limpoe, kemudian BMKG juga memasukkan kecamatan lain dalam daftar rawan yakni, Bontocani, Kahu, Libureng, Lappariaja, Lamuru dan Bengo.

“Untuk daerah yang disebutkan diminta tetap waspada jangan panik. Ini masih berstatus prediksi. Adapun daerah-daerah di atas masuk kategori rawan terjadi banjir, longsor dan angin kencang,” tulis akun resmi BMKG.

Dikonfirmasi terpisah, Kalaksa BPBD Kabupaten Bone, Dray Vibrianto mengatakan, informasi yang dihimpun pihaknya, sejumlah daerah di Kabupaten Bone dilanda bencana.

Informasi yang dihimpun beberapa wilayah di Kabupaten Bone, mengalami bencana yakni longsor jalan antar dusun sepanjang 30 meter di Dusun Tondong, Kecamatan Tellu Limpoe. Kemudian juga beberapa hektare Tambak yang ada di Kelurahan Waetuo Kecamatan Tanete Riattang Timur mengalami jebol.

Bahkan, tidak hanya itu, juga meluapnya air di hulu sungai Kecamatan Tellu Limpoe.

“Jalan poros Bone-Makassar di Taccipi tergenang tapi sudah berangsur normal,” katanya,
Selasa (7/12/2021).

Mantan Kepala Kesbangpol mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

“Hindari tempat-tempat yang berpotensi bencana dan segera laporkan ke pemerintah setempat atau ke pos emergency centre apabila terjadi kejadian bencana,” imbuhnya.

Sementara itu, Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Bajoe juga memutuskan menutup sementara jalur penyeberangan dari Bajoe ke Kolaka, menyusul tingginya gelombang di Teluk Bone.

Pengumuman dikeluarkan Satpel Pelabuhan Penyeberangan Bajoe, sejak Senin 6 Desember sekitar pukul 20.00 Wita.

Koordinator Satpel Pelabuhan Penyeberangan Bajoe, Muh Danial SSos mengungkapkan maklumat ini dikeluarkan berdasarkan berita acara kesepakatan hasil rapat yang diterbitkan oleh Kasatpel Pelabuhan Penyeberangan Wilayah II Kolaka.

BACA JUGA :  Hari Pahlawan: Kasrem 141/Tp Ajak Semua Elemen Berikan Kontribusi untuk Bangsa

“Lalu lintas penyeberangan ditutup sementara sampai kondisi cuaca kondusif,” ungkapnya.

BACA JUGA
PenulisYusnadi

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.318,8
EUR
16.268,5
JPY
123,9
KRW
12,0
MYR
3.401,9
SGD
10.563,6