32 C
Makassar
Senin, Oktober 25, 2021
BerandaNasionalDampak Hoax Ratna Sarumpaet: Presiden Jokowi Dituduh Suruh Preman Lakukan Kekerasan

Dampak Hoax Ratna Sarumpaet: Presiden Jokowi Dituduh Suruh Preman Lakukan Kekerasan

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Presiden Jokowi menjadi salahsatu pihak yang terkena dampak dari informasi hoax soal Ratna Sarumpaet.

Jokowi bahkan menjadi pihak yang tertudu sebagai pihak dibalik kasus Ratna.

Mantan anggota DPR RI, Benny K Harman sempat menuding dugaan pengeroyokan Ratna Sarumpaet dilakukan preman suruhan Presiden Jokowi.

BACA: Bukan Aktivis HAM, Golkar Sebut Ratna Sarumpaet Penjahat Kemanusiaan

Tudingan Benny yang juga mantan Cagub NTT usungan Demokrat dan PKS ini berawal dari postingan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik.

Rachlan sebelumnya mengaitkan kasus Ratna dengan Novel Baswedan, dimana Presiden Jokowi dianggap diam tanpa reaksi.

BACA: Dimaki Gegara Ratna Sarumpaet, dr Tompi Sudah Maafkan Fadli, Fahri, dan Andi Arief

“Sekarang Ratna Sarumpaet. Kemarin Novel Baswedan. Dan tak sepatah katapun dari Presiden,” tulis Rachlan (2/10/2018).

Benny kemudian memberikan tanggapan lanjutan atas ciutan Rachlan. Menurut dia, dia menyebut kalau ada kemungkinan preman yang meninju Ratna adalah preman suruhan Presiden Jokowi.

BACA: Gegara Ratna Sarumpaet, Presiden Jokowi Sempat Dituding Pelihara Preman

“Ada tiga kemungkinan mengapa utk kasus ini presiden diam. Satu, presiden sibuk dan ini perkara kecil. Dua, presiden memelihara preman dan diduga kuat yang meninju Ratna adalah preman-preman suruhan presiden. Tiga, cara ini sudah sesuai dgn revolusi mental,” tulis Benny.

https://twitter.com/BennyHarmanID/status/1047294465054916609?s=19

Pengakuan Ratna Sarumpaet

Aktivis Ratna Sarumpaet memberikan klarifikasi bantahan soal isu penganiyaan dirinya oleh sekelompok orang.

Ratna mengakui kalau dirinya sebenarnya tidak dianiayah. Informasi soal penganiyaan disebut hanya dia sampaikan kepada anaknya, namun kemudian terlanjur beredar luas.

“Tidak ada penganiayaan,” ujar Ratna kepada wartawan di rumahnya, di kawasan Kampung Melayu Kecil, Jakarta Timur, Rabu (3/10).

BACA JUGA :  Kemenag dan Densus 88 Bahas Sinergi Pembinaan Narapidana

“Saya minta maaf. Saya berjanji akan memperbaiki diri,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Ratna juga menyampaikan petmohonan maaf kepada Calon Presiden Prabowo Subianto dan Amin Rais.

“Saya memohon maaf kepada Pak Prabowo Subianto, yang kemarin dengan tulus membela saya. Membela kebohongan yang saya buat,” katanya lagi. (*)

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.230,8
EUR
16.574,3
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.428,8
SGD
10.556,7