Dicari KPK Sampai Kecelakaan Mobil, Setya Novanto Masuk RS Lagi

SULSELEKSPRES.COM – Setya Novanto sedang dicari KPK terkait dugaan korupsi dalam pengadaan e-KTP. Setelah sempat menang dalam gugatan praperadilan tentang penetapan status tersangka. Kemudian ditetapkan kembali sebagai tersangka.
Namun dia tetap tidak bersedia memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa, terakhir kali pada Rabu (15/11), dengan alasan harus menyampaikan pidato di DPR.

Malamnya KPK berupaya untuk menjemputnya langsung dari rumahnya namun Setya Novanto tidak ditemukan.

Sebelumnya, dia juga pernah mangkir dengan alasan sakit dan fotonya saat di rumah sakit bersama istrinya sempat menyebar di internet dan dijadikan meme untuk menyindir.

Pengacara Setya Novanto mengklaim kliennya tengah dirawat di RS Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan, setelah mengalami kecelakaan mobil.

Fredrich Yunadi mengatakan Setya dilarikan ke rumah sakit pada Kamis (16/11) sore.

“Dia sempat dibawa ke UGD, sekarang di lantai tiga rumah sakit,” kata Fredrich kepada wartawan dilansir dari BBC Indonesia.

Fredrich menjelaskan bahwa Setya pucat, bengkak di kepala, dan tangannya penuh luka dan berdarah.

Menurutnya, kepala Setya dibebat karena cedera yang dia derita.

“Jadi dokter mengatakan tekanan darahnya sudah hampir 190, tinggi. Beliau kan ada histori jantung, hipertensi, vertigo. Apalagi belakangan ini beliau banyak tekanan, stres. Jadi beliau kena begini, beliau belum siuman. Jadi sudah mulai disuntik, mulai diinfus, mulai diobati. Kepalanya, mohon izin, seperti sampeyan begitu, dibungkus-bungkus begitu,” papar Fredrich.

Dia mengatakan mobil Setya Novanto ditinggalkan begitu saja di pinggir jalan di kawasan Permata Hijau.

Kecelakaan mobil

Video mobil yang diduga milik Setya Novanto disiarkan Kompas TV. Mobil Alphard berwarna hitam bernomor polisi B 1732 ZLO itu dalam kondisi hancur di depan.

Beberapa jam sebelumnya, suara rekaman wawancara yang diklaim sebagai Setya Novanto mengudara di Metro TV. Suara itu mengatakan dirinya akan datang ke gedung KPK.

BACA JUGA :  Kasus e-KTP, KPK Periksa Marzuki Alie

“Saya akan datang. Insya Allah,” ujarnya dalam wawancara eksklusif itu.

Namun, dia tidak menyebut kapan akan datang ke KPK dengan menambahkan menegaskan tidak pernah lari dari kasus e-KTP yang menjeratnya.

Pada bagian lain wawancara itu, dia mengaku terkejut dengan upaya KPK menjemput paksa dan menggeledah kediamannya pada Rabu (15/11) malam. Padahal, menurutnya, baru sekali dipanggil sebagai tersangka.

Karena itu, dia merasa kasus dugaan korupsi yang menjeratnya berbau politis.

“Saya lihat ini nuansa politisnya tinggi, saya merasa dizalimi. Saya tidak pernah sama sekali, tidak pernah menerima uang, bisa dicek di BPK maupun BPKP,” ujarnya dalam wawancara via telepon dikutip dari BBC Indonesia.

Secara terpisah, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan pemeriksaan terhadap Setya Novanto akan ditunda sampai Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar tersebut pulih dari cederanya. “Kami akan menunggu,” ujarnya.