28 C
Makassar
Kamis, Mei 19, 2022
BerandaPolitikEks Komisioner: KPU Makassar Memiliki Randis Dari APBN

Eks Komisioner: KPU Makassar Memiliki Randis Dari APBN

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Eks anggota KPU Makassar menegaskan bahwa komisioner yang baru dilantik ini sebenarnya memiliki kendaraan dinas yang penganggarannya berasal dari APBN 2018.

“Sebulan sebelum kami tinggalkan KPU Makasaar, ada mobil baru, Kijang Innova, belum pernah sama sekali dipakai oleh Pak Ketua, dan itu bisa dipakai oleh komisioner baru. Itu anggaran dari KPU Pusat” kata Rahma, Kamis (3/1/2018).

BACA: KPU RI Rilis Media Pemegang Hak Siar Debat Pilpres

Selain itu lanjutnya, masih ada dua unit mobil yang penganggarannya dari APBN, sifatnya sewa kendaraan, per unit senilai Rp5.890 juta. “Itu bisa dijadikan kendaraan dinas buat komisioner yang baru,” ujar Rahma seraya menyarankan agar pihak sekretariat mengajukan peminjaman penambahan mobil ke Pemerintah Kota Makassar untuk komisionernya.

Menurut mantan komisioner divisi data KPU Makassar ini, tak elok rasanya bila Sekretaris meminta aset Pemkot Makassar untuk diserahkan kepadanya karena mobil tersebut dipinjamkan ke komisioner tidak melalui sekretariat.

BACA: Mulai Berkantor, Komisioner Baru KPU Makassar Boncengan Naik Motor

“Seingat saya, memang ada beberapa berkas yang ditandatangani oleh komisioner di Pemkot Makassar dan mobil itu diambil langsung oleh komisioner di Balai Kota, tidak diserahkan kepada pihak sekretariat” jelasnya.

Lebih lanjut mantan jurnalis ini mengatakan, ada beberapa kendaraan dinas milik KPU Kota Makassar (baru dan lama) dan itu bisa dipergunakan oleh komisioner terpilih. Ada mobil innova, avanza, mobilio dan ada pula mobil yang bisa dirental karena anggarannya ada.

BACA: KPU Diminta Tidak Terburu-buru Lelang Kotak Suara Aluminium

Rahma juga meminta agar masyarakat tetap mengawal kasus dugaan penyalahgunaan anggaran Pilwali 2018 yang saat ini diakui Sekretaris KPU Malassar selaku Kuasa Pengguna Anggaran dan juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) belum pernah sama sekali melaporkan realisasi anggarannya kepada komisioner.

“Padahal kita sudah beberapa kali memanggilnya untuk duduk bersama dalam rapat yang digelar berkali-kali dan beliau memang cenderung menghindar,” katanya.

Penulis: Muhammad Adlan
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Rupiah indonesia
USD
14.498,6
EUR
15.293,3
JPY
111,0
KRW
11,4
MYR
3.317,5
SGD
10.465,3