31 C
Makassar
Senin, September 26, 2022
BerandaHukrimGegara Karaoke, Pria di Wajo Bacok Tetangga

Gegara Karaoke, Pria di Wajo Bacok Tetangga

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Peristiwa pembacokan kembali terjadi. Kejadian kali ini terjadi di Kabupaten Wajo, Sulsel.

Syahrul Gunawan (25) ditangkap polisi akibat membacok tetangganya, Muhlis, hingga tewas. Sebelumnya, pelaku merasa kesal lantaran korban karaoke hingga larut malam.

“Awalnya korban tidak terima ditegur karaoke larut malam,” ujar Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Suprianto saat dimintai konfirmasi, Senin (28/6/202).

Insiden pembunuhan terjadi di rumah pria milik Budianto di Desa Pojepe, Kecamatan Keera, Wajo, Sabtu (26/6) malam. Suprianto mengatakan, baik pelaku maupun korban sama-sama datang ke rumah Budianto untuk acara karaoke bersama.

BACA JUGA :  KPK Bentuk Komite Advokasi Daerah di Sulawesi Selatan

“Sekitar pukul 24.00 Wita acara nyanyi sudah selesai dan karaoke dimatikan pemiliknya. Tapi, sekitar 30 menit kemudian, korban marah karena ingin melanjutkan acara tersebut,” ungkap Suprianto.

Melihat korban ingin melanjutkan lagi acara karaoke, pelaku kemudian menegur korban. Tak disangka, korban menyerang pelaku dengan parang.

“Pelaku mengatakan sudah jangan lagi dilanjutkan karena sudah tengah malam sehingga korban marah lalu mencabut parangnya dan memarangi pelaku pada bagian tangan kanan,” beber Suprianto.

Setelah membacok pelaku Syahrul, korban Muhlis tersebut melarikan diri. Namun dia dapat dikejar oleh pelaku dan ditikam hingga tewas di area persawahan.

“Sekitar 500 meter korban lari ke sawah dan di situlah terkejar pelaku sehingga sempat berkelahi. Lalu pelaku mencabut parang pendek yang dibawanya, menikam korban 1 kali pada bagian perut, kemudian pada tangan kiri dan selanjutnya pada bagian tubuh lainnya,” ucapnya.

Sementara polisi yang menerima laporan soal insiden tersebut kemudian menangkap pelaku di rumahnya, Minggu (27/6). Kepada polisi, pelaku mengaku membunuh korban karena kesal.

“Pelaku merasa kesal terhadap korban yang tidak terima ditegur karena melanjutkan acara karaoke yang sudah larut malam,” pungkas Suprianto.

spot_img

Headline