Gempa dan Longsor Rinjani, Pemprov Serahkan Jenazah Ainul Takzim ke Keluarga

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sampaikan duka cita atas kepergian warga Sulsel Moch Ainul Takzim, korban longsor dari efek gempa bumi saat melakukan pendakian di Gunung Rinjani, Minggu,29 Juli 2018 lalu.

Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono meminta agar jenazah dievakuasi dan secepatnya dibawah ke Sulawesi Selatan untuk selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga.

Mewakili Sumarsono, setelah menjalani autopsi di RS. Bhayangkara Mataram, jenazah Moch Ainul Takzim pun diserahkan ke kekeluarga oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Syamsibar dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Bachtiar Baso, pada Rabu (1/7/2018).

Baca: Gempa dan Longsor Rinjani, Satu Pendaki Asal Makassar Tewas

“Jenazah langsung kami serahkan ke keluarga dan diterima langsung oleh saudara Almarhum, berserta penyerahan bantuan duka mewakili Gubernur,” kata Syamsibar.

Saat ke rumah duka, jenazah diantar menggunakan ambulance bantuan Gubernur menuju di Perumahan Bumi Sudiang Raya Blok J no.14 Jalan Daeng Ramang Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Rencananya, kata Syamsibar, jenasah akan dikebumikan pada pukul 09.00 Wita.

“Pemprov Sulsel selalu berupaya memberikan perhatian atas warganya yang tertimpa musibah,” imbuhnya.

Di rumah duka, terlihat sejumlah karangan bunga ucapan turut berbela sungkawa dari kerabat mendiang di rumah Almarhum.

BACA JUGA :  Robert Bakal Evaluasi Performa Pemain yang Menurun