23 C
Makassar
Sabtu, April 17, 2021
BerandaPolitikGerindra Kembali Dorong Prabowo Tarung di Pilpres

Gerindra Kembali Dorong Prabowo Tarung di Pilpres

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) Republik Indonesia (RI) memang masih menyisakan waktu tiga tahun lagi. Tetapi, sederet nama sudah mulai mencuat dan digadang-gadang bakal bertarung.

Tidak mau ketinggalan momen, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menyatakan diri kembali mendorong ketua umum mereka, Prabowo Subianto, untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut.

Bahkan, persiapan menuju Pilpres 2024 mendatang sudah dipersiapkan dengan baik, dan mulai masif melakukan penguatan di jajaran internal Partai, tidak terkecuali seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Hal ini ditegaskan oleh ketua DPW Gerindra Sulsel, Andi Irwan Aras (AIA), saat ditemui awak media pasca mengikuti prisesi rapat priourna penetapan Wali Kota dan wakil Wali Kota Makassar periode 2021-2026.

”Soal Pilpres, kami dari Gerindra di seluruh tingkatan meminta kepada pak Prabowo untuk maju sebagai calon,” buka Irwan Aras, Jumat (26/2/2021) siang.

Keputusan Getindra mendorong Prabowo maju bertarung di Pilpres untuk ketiga kalinya ini berangkat dari hasil survei yang menunjukkan tren positif.

”Hasil surveinya kan agak maksimal. Tentu hal itu yang menjadi ukuran kita. Apalagi kan tifak perlu cari nama lagi. Kita hanya perlu masifkan kerja elektoral saja.”

”Makanya kita tetap fokus ke wilayah. Soalnya kan kita yang mulai mencuat ini. Semua DPD dan DPC se-Indonesia mendorong pak Prabowo,” tegas Irwan Aras.

Meskipun saat ini nama-nama tokoh mulai muncul, seperti Agus Harimurti Yudhoyono, Andi Amran Sulaiman, Erlangga Hartanto, Surya Paloh, dan sederet nama lain, tetapi Irwan Aras tetap optimis Prabowo bisa unggul.

”Kita fokus untuk persiapan kita sendiri. Kita tahu ada beberapa nama yang muncul, tapi kami yakin, kami bisa menang. Tentunya ini dengan cara yang terukur.”

”Kami juga sudah komunikasi dengan partai lain untuk bergabung di koalisi. Tentu kita juga akan melihat perkembangan situasi dan kondisi kedepannya,” tutup Irwan Aras.

- Advertisment -

Headline