30 C
Makassar
Tuesday, February 10, 2026
HomeMetropolisGubernur Sulsel Puji Watampone Green Epicentrum

Gubernur Sulsel Puji Watampone Green Epicentrum

PenulisYusnadi
- Advertisement -

BONE,SULSELESKPRES.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah meresmikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Watampone Green Epicentrum di Tanete Riattang, Bone, Jumat (8/1/2021).

Taman hijau tersebut dibangun dengan menyediakan fasilitas olahraga dan wahana bermain untuk anak-anak dan sarana perpustakaan untuk umum.

Bahkan, untuk menambah keindahan Watampone Green Epicentrum dipasangi dengan rumput dan sejumlah tanaman pepohonan serta dilengkapi pos penjagaan.

“Ini karya besar yang dipersembahkan untuk masyarakat. Mudahan-mudahan ini bisa membanggakan dan alun-alun ini menjadi berkah di masa pandemi ini,” kata mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.

Prof Nurdin Abdullah memuji Pemerintah Kabupaten Bone menghadirkan ruang terbuka hijau bagi masyarakat.

“Tempat ini komplit, ada joging track dan berbagai kegiatan sport bisa dilakukan. Apa lagi kita bangun perpustakaan. Tempat ini komplit, kalau didengar cerita Pak Bupati WAGE ini awalnya menjadi stadion. Dan setelah dibangun stadion baru, maka diubah menjadi RTH,” ujarnya.

Usai peresmian dilanjutkan penyerahan satu unit mobil Skylift CSR Bank Sulselbar dan peletakan batu pertama gedung Perpustakaan daerah. Dimana Pembangunan layanan Perpustakaan Daerah dengan luas bangunan 1.974.03.M2 diatas lahan seluas 2.736.68 Meter.

Perpustakaan ini terdiri dari dua lantai nantinya difungsikan sebagai ruang pengolahan dan pemeliharaan buku, ruang pengolahan perpustakaan digital, ruang IT, ruang kerja perpustakaan serta ruang serba guna.

Sementara itu, Kapolres Bone AKBP Try Handako yang juga ikut mendampingi rombongan Gubernur Sulsel bangga atas kehadiran karya Pemerintah Kabupaten Bone, berupa fasilitas terbuka untuk masyarakat Bone dalam bersantai dan beristirahat bersama keluarga.

Watampone Green Epicentrum Ruang terbuka hijau dibangun diatas lahan seluas 1,4 Hektar dengan pagu anggaran Rp 6,8 Milyar (APBD kabupaten) dengan Pagu Anggaran Rp. 7 Milyar sementara fisiknya Rp.8 Milyar, Bantuan Provinsi dari Dana Hibah senilai Rp 2 Milyar dikerjakan Agustus 2020.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img