Guy Junior Pahlawan, PSM Menang Atas Borneo FC

Sumber: Int

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – PSM Makassar kembali menempati posisi kedua klasemen sementara pasca memenangkan pertarungan dengan Borneo FC di Stadion Mattoangi, Sabtu (19/5/2018).

Adalah Guy Junior yang menjadi pembeda sekaligus keluar sebagai pahlawan dipertandingan kali ini. Masuk sebagai pemain pengganti dari Zulham Zamrud dimenit 71, Guy mencatatkan namanya dipapan skor dimasa injuri time, atau tepatnya dimenit 90+4.

Melalui tendangan bebas cantik, bola hasil sepakan Guy tak mampu ditepis oleh penjaga gawang Borneo FC.

Jalannya pertandingan

Laga sengit antara PSM Makassar menjamu Borneo FC pada pekan kesembilan Go-jek Liga 1 2018 masih bermain imbang 0 – 0.

Laga dibabak pertama yang berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sabtu (19/5/2018) tersebut, kedua tim saling berbalas serangan.

Peluang didapat PSM di menit 21. Namun, tendangan dari Bruce Djite masih bisa dihentikan kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata.

PSM tak mengendurkan serangan. Semenit kemudian, peluang hadir lewat tendangan bebas Marc Anthony Klok. Namun, masih belum menemui sasaran.

Borneo bukan tanpa peluang. Serangan balik yang dibangun Titus Bonai sempat membuat barisan pertahanan PSM bekerja keras.

Baca: Robert Sebut Guy Junior Seperti Ibrahimovic

Jelang pertandingan berakhir, PSM kembali mengancam lewat aksi Marc Klok. Namun, Nadeo masih bisa mengamankan tendangan dari Klok.

Memasuki babak kedua, kedua tim saling jual beli serangan. Permainan keras dari kedua tim tak kendur dibabak kedua.

Baca: Gol Indah Guy Junior Bobol Gawang PSMS Medan

Bahkan beberapa momen pertahanan PSM dibuat kerepotan.

Hingga kemudian dimenit ke 71 Guy mengambil alih tendangan bebas, dan hasilnya berbuah gol. Skor 1-0 bertahan hingga pliut panjang dibunyikan.

BACA JUGA :  Setelah Guy Junior dan Pluim, Kini Giliran Rivki Yang Cedera

Hasil pertandingan nampak tidak begitu diterima para pemain PSM Makassar. Wasitpun diserang protes keras oleh para pemain Borneo, hingga harus dikawal polisi meninggalkan lapangan.

Penulis: Muhammad Adlan