24 C
Makassar
Kamis, Juli 7, 2022
BerandaEkbisHari Fintech Nasional, AFTECH Ajak Percepatan Pemulihan Ekonomi

Hari Fintech Nasional, AFTECH Ajak Percepatan Pemulihan Ekonomi

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Potensi Fintech di Indonesia sangat terbuka mengikuti luasnya akses internet. Sebelumnya, Financial Technology atau fintech merupakan inovasi yang bergerak di bidang jasa keuangan dan beberapa tahun terakhir ini tengah naik daun di Indonesia.

Dalam menyambut Hari Fintech Nasional pada 11 November ini, AFTECH mengadakan rangkaian acara yang menjadi wadah bagi pemerintah atau regulator, startup fintech dan stakeholder lainnya di ekosistem keuangan digital Indonesia dalam melakukan upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional melalui adopsi fintech.

Kali ini, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) untuk menyelenggarakan kegiatan selama sebulan penuh yang bertajuk Bulan Fintech Nasional (BFN) dengan berbagai promo menarik serta kegiatan lainnya dalam meningkatkan literasi keuangan bagi masyarakat.

Dengan nilai transaksi mencapai Rp19,2 triliun di sepanjang 2021, jumlah pengguna uang digital atau e-money mencapai angka lebih dari 500 juta di Indonesia. Hal ini berarti dua kali lipat dari jumlah penduduk. Dari aspek teknologi yang dimanfaatkan end user, Fintech pun mendukung ekosistem UMKM.

Telah tercatat hingga November 2021, lebih dari 12 juta merchant yang didominasi UMKM sudah terhubung dengan layanan barcode QRIS. Sementara, per 25 oktober 2021, terdapat 104 fintech lending yang terdaftar dan berizin di OJK, yakni 101 fintech lending yang berizin serta tiga fintech lending berstatus terdaftar.

Data September 2021, akumulasi penyaluran dana tetap tumbuh positif mencapai Rp 262,93 triliun atau meningkat 104,30 persen (yoy), sementara outstanding pinjaman sebesar Rp 27,48 triliun atau tumbuh 116,18 persen (yoy).

“Perkembangan Fintech sangat membantu upaya meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat. Dalam upaya mendorongnya, OJK mendukung kegiatan Bulan Fintech Nasional ini sekaligus bisa mengedukasi masyarakat agar semakin cerdas memanfaatkan produk serta layanan Fintech seperti lending, Fintech payment dan lainnya secara aman,” ungkap Maskum, Advisor Grup Inovasi Keuangan Digital, OJK pada Media Briefing BFN IFS secara virtual, Senin (8/11).

Mengingat BFN menggunakan tagar #FintechAmandanNyaman, Presiden Joko Widodo memang meminta kolaborasi banyak pihak dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Hal ini disebabkan belakangan ini keamanan dan keamanan masyarakat yang menggunakan layanan fintech sedang menjadi sorotan.

spot_img
spot_img

Headline