30 C
Makassar
Tuesday, July 23, 2024
HomeDaerahHari Otoda ke-28, Pemkot Parepare Gelar Upacara

Hari Otoda ke-28, Pemkot Parepare Gelar Upacara

- Advertisement -

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Memperingati Hari Otonomi Daerah ke-28, Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare menggelar upacara di Lapangan Kantor Wali Kota Parepare, Kamis (25/4/2024).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare Husni Syam bertindak sebagai pemimpin upacara tersebut.

Dalam sambutannya, Husni Syam mengatakan, peringatan Hari Otonomi Daerah yang ke-28 ini mengusung tema “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat”.

Tema Hari Otoda ini dipilih, kata dia, untuk memperkokoh komtimen, tanggung jawab dan kesadaran seluruh jajaran Pememerintah Daerah akan amanah, serta tugas untuk membangun berkelanjutan dalam pemengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan hidup di tingkat lokal.

“Juga mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” katanya saat membacakan sambutan Mendagri.

Menurutnya, otonomi daerah dirancang untuk mencapai dua tujuan utama termasuk diantaranya tujuan kesejahteraan dan tujuan demokrasi.

“Dari segi tujuan kesejahteraan, desentralisasi dibarapkan untuk memberikan pelayanan publik bagi masyarakat secara efektif, efisien dan ekonomis, melalui berbagai inovasi kebijakan pemerintahan yang menekankan kepada kekhasan daerah yang bersangkutan, serta pemanfaatan sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan,” tandasnya.

- Advertisement -

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Memperingati Hari Otonomi Daerah ke-28, Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare menggelar upacara di Lapangan Kantor Wali Kota Parepare, Kamis (25/4/2024).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare Husni Syam bertindak sebagai pemimpin upacara tersebut.

Dalam sambutannya, Husni Syam mengatakan, peringatan Hari Otonomi Daerah yang ke-28 ini mengusung tema “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat”.

Tema Hari Otoda ini dipilih, kata dia, untuk memperkokoh komtimen, tanggung jawab dan kesadaran seluruh jajaran Pememerintah Daerah akan amanah, serta tugas untuk membangun berkelanjutan dalam pemengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan hidup di tingkat lokal.

“Juga mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” katanya saat membacakan sambutan Mendagri.

Menurutnya, otonomi daerah dirancang untuk mencapai dua tujuan utama termasuk diantaranya tujuan kesejahteraan dan tujuan demokrasi.

“Dari segi tujuan kesejahteraan, desentralisasi dibarapkan untuk memberikan pelayanan publik bagi masyarakat secara efektif, efisien dan ekonomis, melalui berbagai inovasi kebijakan pemerintahan yang menekankan kepada kekhasan daerah yang bersangkutan, serta pemanfaatan sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan,” tandasnya.

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img