31 C
Makassar
Kamis, Juni 24, 2021
BerandaHeadlineIAS: Appi Berpeluang Besar Jadi 02 di Pilwali Makassar

IAS: Appi Berpeluang Besar Jadi 02 di Pilwali Makassar

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Mantan wali kota Makassar dua periode, Ilham Arif Sirajuddin, mengatakan bahwa peluang bos PSM Makassar untuk menjadi 02 di Pilwali Makassar 2020 ini sangat besar.

Hal itu disampaikan oleh pria yang akrab dengan sapaan IAS tersebut pada saat ditemui reporter Sulselekspres.com di Kopi Ong, jalan Bulu Kunyi, kota Makassar, Sabtu (29/2/2020) siang.

Sebelumnya, IAS mengakui bahwa dirinya telah menjodohkan paket Ical-Appi dalam pertarungan Pilwali Makassar 2020 ini.

“Pilkada itu kan banyak sekali varian-varian yang muncul. Variasi-variasi pasangan itu akan muncul dengan sendirinya, berdasarkan situasional dan berdasarkan fakta survei” buka IAS.

IAS kemudian memberikan keterangan terkait logo Ical-Appi yang santer diperbincangkan di kalangan masyarakat.

“Saya kemarin cuma merespon ketika ada salah satu sosial media yang share logo saya sebenarnya, logo yang lalu waktu Ilham-Azis, kemudian ada yang merubah menjadi Ical-Appi, dengan simbol Sombere na Makassar.”

“Saya pikir pasangan ini pasangan yang ideal, walaupun saya belum bicara sama Appi dan sebagainya. Tetapi kemudian kalau kita lihat fakta yang ada di lapangan, respon publik kan cukup besar, cukup baik, dan saya mendengar langsung pesan-pesan publik terkait keinginan mereka, alangkah baiknya kalau Ical dan Appi bisa disatukan.”

“Karena dua konfigurasi latar belakang yang berbeda. Satu politisi murni, satu bisnis,” beber IAS.

Lebih jauh IAS mengaku bahwa posisinya saat ini hanya sebagai Mak Comblang saja. Selebihnya bakal dikembalikan ke masyarakat yang notabenenya pemilik suara sah.

BACA JUGA :  Ini Penyebab Target Partisipasi Pilwali Makassar Tidak Tercapai

“Saya kemudian mendapat banyak tanggapan dari orang, ya saya katakan kalau saya ini ibarat Mak Comblang saja, artinya menjodoh-jodohkan orang saja, kalau jodohnya cocok ya alhamdulillah, kalau tidak, ya itu namanya politik.”

BACA JUGA :  Intip Desain Gerbang Kota Pangkep Jika Anir-Lutfi Terpilih

“Tapi kita berharap, mudah-mudahan, perjalanan kedepan yang masih ada empat bulan menjelang pendaftaran, akan banyak sekali (perubahan). Inikan masih sangat dinamis semua. ”

“Lemparan-lemparan seperti itu wajar saja. Itu hari juga ada Danny-None, Danny dengan siapa, Ical-None, ada banyak, tidak usah ditanggapi serius. Pada akhirnya kita serahkan ke publik saja, bagaimana penilaian publik. Karena kan yang punya suara publik,” lanjut IAS.

Menanggapi terkait sikap kedua paslon (Ical dan Appi), IAS mengatakan sejauh ini Ical masih welcome. Akan tetapi ia belum menjalin komunikasi lebih jauh kepada Appi.

“Kalau Ical saya kira welcome. Kalau Appi masih konsisten dengan keinginannya, berjuang 01. Tapi itu tadi saya katakan, politik itu kan dinamis sekali.”

Ketika ditanya terkait peluang Appi menjadi 02, Ilham mengatakan hal itu sangat mungkin akan terjadi, sebab kondisi politik saat ini masih sangat cair.

“Sangat-sangat memumgkinkan. Itu sangat memungkinkan. Ya itu tadi saya bilang, membangun Makassar ini harus dikolaborasi antara politisi murni dengan latar belakang usaha, itu sangat ideal.”

“Saya sangat yakin, dia pasti bisa memenangkan. Saya tidak mendahului, tapi kalau kita melihat fakta survei yang saya lakukan selama lima bulan, kalau ini dipasangkan maka akan menjadi suatu kekuatan yang besar. Karena masing-masing memiliki elektoral yang cukup signifikan, selama basis tidak beririsan,” terang IAS.

spot_img
spot_img
- Advertisment -

Headline