24.1 C
Makassar
Senin, Agustus 8, 2022
BerandaOlahragaJuara Liga Inggris, Manchester City Terancam Tidak Tampil di Liga Champions

Juara Liga Inggris, Manchester City Terancam Tidak Tampil di Liga Champions

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Manchester City baru saja menunjukkan keperkasaannya di Liga Primer Inggris, usai mereka sukses mempertahankan gelar juara di laga penutup kompetisi tersebut.

Manchester City bahkan merayakan pesta kemenangannya setelah laga tersebut, pada hari Minggu (12/5/2019) yang lalu. Tetapi sayangnya, pesta mereka harus diakhiri lebih awal.

Hal itu terjadi karena Manchester City kedatangan tamu dari pihak UEFA. Federasi sepak bola Eropa itu menugaskan beberapa orang dari badan investigasinya untuk melakukan penyelidikan.

BACA: Karena Keuangan, Manchester City Terancam Tak Ikut Liga Champions Semusim

UEFA kembali melakukan proses penyelidikan terhadap Manchester City, karena diduga melakukan pelanggaran Financial Fair Play (FFP). Hal ini seperti mengulang peristiwa pada musim 2014/2015 lalu.

Di musim itu, The Citizen terbukti melakukan pelanggaran Financial Fair Play (FFP), karena tidak mampu menyeimbangkan antara neraca pemasukan dan neraca pengeluaran mereka.

Saat itu rival sekota Manchester United tersebut harus membayar denda sebesar 49 juta pound (sekitar Rp 917 miliar), dengan 32 juta pound di transfer masih ditangguhkan. Selain itu, City juga harus berlaga di Liga Champions musim dengan biaya pinjaman, seperti dikabarkan Bolasport.com.

BACA: Manchester City Sukses Pertahankan Gelar Juara Liga Primer Inggris

Jika hasil penyedikian UEFA kali ini menunjukkan Manchester City benar-benar bersalah, maka sanksi yang akan mereka terima jauh lebih berat dari sebelumnya. Armada Pep Guardiola terancam dikeluarkan dari kompetisi Liga Champions Eropa.

Sanksi bagi Manchester City tersebut akan berlaku selama satu musim. Sementara hasil penyelidikan UEFA, kabarnya akan dikeluarkan pada pekan ini.

Meski begitu, tim yang bermarkas di kota Manchester ini tetap bersikap profesional, dengan cara memberikan jalan selebar-lebarnya bagi UEFA untuk melakukan investigasi resmi tersebut. Hal itu disampaikan lewat situs resmi klub.

BACA JUGA :  Menangi Derbi Manchester, City Kembali Rebut Puncak Klasemen

“Investigasi ini merupakan peluang baik untuk membantah spekulasi dari data ilegal yang bocor ke publik,” tulis Manchester City dalam pernyataan resmi mereka.

“Tuduhan atas aktivitas finansial kami yang tidak masuk akal salah.”

“Manchester City selalu merilis data komplet dan tidak menyalahi aturan,” lanjut persetujuan Manchester City tersebut.

Langkah awal penyelidikan UEFA ini berangkat dari kabar yang dikeluarkan oleh koran Jerman, Der Spiegel, yang kemudian membuat UEFA harus melanjutkan investigasi mendalam.

Namun Sergio Aguero dan kolega tidak perlu khawatir, kalaupun City terbukti bersalah, sanksi larangan tersebut tidak akan berlaku di musim depan. Sanksi tetsebut akan diberlakukan UEFA pada musim selanjutnya, yaitu musim 2020/2021.

Penulis : Widyawan Setiadi
spot_img

Headline