28 C
Makassar
Senin, September 20, 2021
BerandaHukrimKasus Mayat Dibakar di Maros, Polisi Lakukan Rekonstruksi

Kasus Mayat Dibakar di Maros, Polisi Lakukan Rekonstruksi

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Polisi menggelar rekonstruksi kasus Riyan (20), pria yang mayatnya dibakar di Maros. Ada 42 adegan yang diperkirakan para tersangka dalam rekonstruksi di tiga lokasi berbeda.

“Tersangka yang kita bawa ini ada sembilan orang. TKP-nya ada tiga tadi,” ujar Wadirkrimum Polda Sulsel AKBP Akbar kepada wartawan, Rabu (30/6/2021).

Akbar mengatakan rekonstruksi pertama dilakukan di wilayah Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros. Kemudian rekonstruksi juga dilakukan di rumah tersangka wanita berinisial L, yakni Jalan Sungai Limboto, Makassar. Sementara itu, rekonstruksi terakhir digelar di Hotel Pantai Wisata, Jalan Haji Bau, Makassar.

BACA JUGA :  Maqbul Halim Akhirnya Bebas

Dilansir detikcom, pelaku utama sekaligus otak pembunuhan, yakni Muhammad Anwar alias Amin (19), dihadirkan ke lokasi, beserta delapan tersangka lainnya inisial DAS, FS alias R. H alias L (perempuan), HP, TH, AI, D, dan MA juga dihadirkan.

Tampak para pelaku dibawa menggunakan kendaraan taktis (rantis) milik Ditreskrimum Polda Sulsel. Seusai rekonstruksi, AKBP Akbar mengungkapkan total ada 42 adegan yang diperankan para tersangka, yakni mulai saat korban dibawa ke hotel hingga berakhir saat mayatnya dibakar para tersangka di wilayah Kecamatan Mallawa, Maros.

“Untuk rekonstruksi hari ini ada kurang-lebih 42 adegan dari tiga lokasi. Yang jelas kematian korban di Jalan Sungai Limboto,” ucap Akbar.

BACA JUGA :  Perempuan Korban Pembunuhan di Wisma Benhil Tewas dengan 27 Tusukan

Akbar juga mengatakan, hasil rekonstruksi mengungkapkan bahwa korban meninggal dunia setelah dianiaya secara bersama-sama oleh pelaku dengan cara dipukul dengan tangan kosong hingga dengan ikat pinggang.

“Kayaknya semua karena pemukulan ya. Karena dipukul, mungkin dengan tangan, termasuk yang kemarin yang diinfokan itu, dia menggunakan ikat pinggang seperti penjelasan Kapolda,” kata dia.

“Hasil rekonstruksi penyebab korban meninggal sesuai keterangan Dokkes yang disampaikan di Polda kemarin,” sambung Akbar.

Namun, saat ditanyakan apakah ada fakta baru saat rekonstruksi, Akbar mengaku pihaknya masih akan melihat lebih lanjut. Namun dia memastikan proses rekonstruksi ini juga untuk keperluan pemberkasan tersangka.

“Tentunya semua untuk kelengkapan terkait kasus ini. Apakah di situ ada seperti yang ditanyakan (soal jaringan prostitusi) atau hal-hal lain,” ucapnya.

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.274,1
EUR
16.719,5
JPY
130,2
KRW
12,0
MYR
3.404,7
SGD
10.557,6
- Advertisment -