26 C
Makassar
Selasa, April 20, 2021
BerandaMetropolisKecam Razia Buku, Aliansi Mahasiswa Peduli Literasi Pajang Buku-buku "Kiri"

Kecam Razia Buku, Aliansi Mahasiswa Peduli Literasi Pajang Buku-buku “Kiri”

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kecaman razia buku yang dilakukan Brigadir Muslim Indonesia (BMI) pada toko buku Gramedia Mall Trans Studio pada 3 Agustus 2019 lalu terus mengalir.

Salah satunya dari Aliansi Mahasiswa Peduli Literasi yang menggelar Lapak Baca di Universitas Muslim Indonesia, Rabu (7/8/2019). Kegiatan ini sebagai bentuk penolakan dan kecaman atas insiden razia buku di Makassar.

“Ini bentuk respon kami atas kejadian razia buku di Makassar yang dilakukan oleh Brigade Muslim Indonesia,” ujar Island selaku juru bicara aliansi.

BACA: Razia Buku, Gubernur Sulsel: Makanya Baca Buku, Jangan Lihat Judul

Island menilai tindakan tersebut sangat merugikan dan tidak memiliki dasar legalitas hukum yang jelas.

“Melakukan razia buku itu bukan wewenangnya,” ujarnya

Lebih jauh dikatakan, sebagai simbol penolakan atas kebodohan dengan razia buku-buku yang dianggap kiri, Lapak Baca ini juga memajang buku-buku tentang ajaran komunisme.

Buku yang dimaksud seperti, buku Das Kapital (1,2,3), Manifesto Komunis, Menjadi Kiri itu Seksi, Marxisme dan Kritik Sastra, Teori Marxis dan Berbagai Macam Teori Neo-Marxian, Manifesto Wacana Kiri, Epistemologi Kiri, serta 70 buku lain.

Senada, Fahri Fajar selaku Ketua 1 Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam (BEM FAI) juta memhimbau masyarakat agar tidak mudah menerima propaganda-propaganda yang tak mendasar dengan memperbanyak membaca.

“Publik harus pintar, caranya yah harus banyak membaca biar tidak mudah dihasut demi kepentingan yang tidak jelas,” ujar Fahri sapaan akrabnya.

Lapak Baca ini dihadiri puluhan mahasiswa dari organisasi PPMI DK-Makassar, Pembebasan Kol-Kot Makassar, BEM FAI UMI, Central Gerakan Mahasiswa Tual (CGMT), Komunitas Marginal (KOMUNAL), dan PMII Rayon FAI UMI.

Pada akhir acara, kegiatan ini akan menandatangani petisi untuk menggait solidaritas publik mengecam razia buku yang terjadi di Makassar.

- Advertisment -

Headline