Kejar Target, Bacukiki Pacu Penagihan PBB

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Kecamatan Bacukiki mulai intens melakukan penagihan khususnya di masing-masing Kelurahan, jelang memasuki bulan terakhir masa jatuh tempo penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk tahun 2018.

Bahkan, untuk memaksimalkan penagihan tersebut, telah dibentuk tim intensifikasi penanganan pengaduan PBB yang bertugas membantu para kolektor-kolektor yang ada di setiap Kelurahan, khususnya dalam wilayah Kecamatan Bacukiki.

Camat Bacukiki Barat, Iskandar Nusu mengatakan, pembentukan tim intensifikasi bertujuan untuk membantu tugas-tugas para kolektor PBB Kelurahan, dalam mensosialisasikan dan memberikan imbauan kepada masyarakat, untuk segera membayar dan melakukan pelunasan PBB.

Iskandar menjelaskan, tim tersebut nantinya akan melakukan pemantauan serta mendampingi para kolektor PBB dalam melakukan penagihan kepada wajib pajak. Disamping itu, katanya, pembentukan tim intensifikasi ini juga dinilainya sebagai bentuk kerja nyata, dalam mendukung kelancaran pembangunan di Parepare yang salah satu sumbernya dari penerimaan PBB ini.

“Kami ingin bergerak cepat dalam merealisasikan target-target tahapan yang telah ditentukan. Berdasarkan laporan penerimaan PBB pertanggal 12 September 2018, yang disampaikan Badan Keuangan Daerah Kota Parepare untuk wilayah Kecamatan Bacukiki, rata-rata penerimaan PBB-nya telah berhasil mencapai target tahapan yang telah ditetapkan,” ungkapnya, Kamis (13/9/2018).

Iskandar membeberkan, penerimaan PBB di Bacukiki dari empat Kelurahan hampir mencapai target. Sisanya, lanjut dia, hanya berkisar 19,63 % dari target yang harus diselesaikan. Bahkan, tambahnya, dari tiga Kecamatan lainnya, Bacukiki masih menempati peringkat pertama penerimaan PBB.

“Meskipun demikian, kamj tidak cukup puas dengan perolehan penerimaan pajak tersebut. Kami menginginkan agar target penerimaan PBB khusus di Kecamatan Bacukiki, menunjukkan progres yang memuaskan atau diatas 100 persen hingga masa jatuh tempo pembayaran berakhir,” tandasnya.

BACA JUGA :  Miris, Kondisi Jalan di Sinjai Seperti Kubangan Sapi
Penulis: Luki Amima