24 C
Makassar
Sabtu, April 17, 2021
BerandaPolitikKetua Demokrat Sulsel Sebut Masih Banyak Oknum Bergerilya Agar KLB Dilaksanakan

Ketua Demokrat Sulsel Sebut Masih Banyak Oknum Bergerilya Agar KLB Dilaksanakan

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi selatan (Sulsel), Ni’matullah Erbe makin serius menanggapi sejumlah oknum yang ingin Kongres Luar Biasa (KLB) dilaksanakan.

Hal itu terlihat dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dengan seluruh Fraksi Demokrat se-Sulsel, Pengurus DPC dan juga DPD Demokrat Sulsel, di Hotel Claro, Makassar, Rabu (17/2/2021).

Sikap tegas Demokrat Sulsel ini tidak lagi dalam tahap basa basi, karena selama ini pihaknya sudah cukup diam terhadap orang-orang yang datang untuk berbicara soal KLB.

“Sampai hari ini sejumlah oknum-oknum masih bergerilya untuk melaksanakan KLB. Target selanjutnya mereka, KLB tetap dilaksanakan dengan menghadirkan perwakilan yang tidak legal,” jelas Ulla sapaan akrab Ni’matullah.

Ulla menginstruksikan kepada seluruh kader dan pengurus Demokrat di Sulsel untuk tidak melayani siapapun orang-orang yang datang dan berkomunikasi tentang KLB.

“Kalau ada siapapun orangnya, saya instruksikan kepada Ketua DPC, pengurus DPC, pengurus DPD, dan Fraksi Demokrat, kalau ada yang bicara KLB, usir orang itu,” tegasnya.

Dalam Rakorda yang bertajuk Partai Demokrat Sulsel Tolak KLB itu, Ulla menyampaikan ketegasan Demokrat Sulsel menolak KLB yakni dengan telah menyampaikan surat dukungan kepada AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Pada kesempatan itu, Ulla juga menginstruksikan kepada seluruh kader dan pengurus Demokrat untuk tidak lagi membahas Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat Sulsel.

“Tentang musda tolong agak bersabar mulai hari ini tidak ada lagi pembicaraan tentang musda. Kita fokus pada persoalan KLB.
Kalau ada yang mau bertanya atau bicara tentang musda jangan dilayani. Tempatnya bertanya hanya satu pintu hanya pada saya,” tegasnya.

“Untuk sementara musda tidak ada jadwalnya. Kita cooling down dulu,” lanjutnya.

Ullah menegaskan, instruksinya untuk tidak membahas musda tidak ada niat untuk menghalangi siapapun yang ingin maju di musda tersebut. Melainkan, karena Demokrat saat ini sedang mengalami kondisi yang tidak biasa terkait dengan adanya isu KLB tersebut.

- Advertisment -

Headline