30 C
Makassar
Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaHeadlineKisah Ashari Radjamilo: Dulu Ramai Ditolak PNS Pemprov, Kini Jadi Bos Seluruh...

Kisah Ashari Radjamilo: Dulu Ramai Ditolak PNS Pemprov, Kini Jadi Bos Seluruh Pegawai

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Selangkah lagi, Ashari Fakhsirie Radjamilo akan didaulat menjadi bos ribuan pegawai di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Karir pengabdian pria asal Kabupaten Jeneponto ini sebagai abdi negara telah mengalami pasang surut. Karaeng Raja, begitu dia biasa disapa pernah gagal di Pilkada Jeneponto 2013 lalu.

Kegagalan yang saat itu membuat dirinya ‘terkucilkan’ pasca Pilkada. Padahal, Ashari saat maju sebagai calin Bupati saat itu berstatus sebagai Kepala Dinas Pendidikan, sekaligus putra mahkota.

Baca: Bukan Tautoto, Gubernur Nurdin Abdullah Pastikan Ashari Radjamilo Dilantik Jadi Sekprov

Kekalahan di Pilkada ini juga turut membuat nama besar Ashari dan keluarganya yang telah berkuasa selama 10 tahun tenggelam. Nama Ashari saat itu sangat jarang terdengar lagi.

Dirangkul Syahrul Yasin Limpo

Kevakuman Ashari ditanah kelahirannya sendiri membuat Gubernur Sulsel saat itu, Syahrul Yasin Limpo (SYL) tergerak.

Status Ashari sebagai PNS Pemkab Jeneponto dipindahkan ke provinsi tahun 2015 lalu. Proses perpindahan yang sejatinya tak berjalan mudah dan mulus.

Baca: Polemik Sekda Sulsel: SYL Usulkan Tiga Nama, Nurdin Abdullah Pilih Figur Lain

Ashari mendapat penolakan ramai dari segelintir aparatur sipil dilingkup Pemprov Sulsel. Dia ditolak masuk di Pemprov Sulsel.

Suara penolakan ini bahkan makin santer terdengar hingga dirinya selesai dilantik. Tak main-main, spanduk penolakan juga dulu tertempel di pagar kantor gubernur Sulsel.

Baca: Pj Sekprov Sulsel Digeser, Tautoto: Beliau Ingin Mencari Orang yang Cocok

SYL sendiri sempat dikabarkan marah atas reaksi PNS Pemprov yang sudah dianggapnya berlebihan atas masuknya Ashari.

Karaeng Raja oleh SYL pernah dipromosikan sebagai Biro Kerjasama, Biro Humas dan Protokol, serta Kepala BKD yamg sebentar lagi akan menjadi Sekda.

BACA JUGA :  Nurdin Abdullah Jemput Ratusan Pengungsi Wamena di Pelabuhan

Tukang Antar Surat

 

Sekitar Februari 2018, Ashari berangkat ke Jakarta membawa surat usulan Pemprov Sulsel soal calon Sekda ke Kemendagri.

Tak ada nama Ashari dalam surat tersebut. Hanya ada nama Jufri Rahman, Irman Yasin Limpo, dan Tautoto.

Baca: Memorial Radjamilo: Sang Bupati Penakluk Ketertinggalan Jeneponto

Karaeng Raja mungkin tak pernah menyangka, dirinya yang hanya tukang antar surat calon Sekda saat itu berujung manis. Justru dirinya yang kemudian menjadi Sekda, bukan salah satu dari 3 nama dalam surat yang dibawahnya kala itu.

Dilantik 10 Oktober

Kepastian Jaja atau Kareng Raja bakal menjadi Sekda baru disampaikan langsung Nurdin Abdullah. Pelantikan mantan Pejabat (Pj) Bupati Bantaeng ini, akan berlangsung pada Rabu (10/10/2018) mendatang.

“Ashari akan dilantik 10 Oktober 2018 ini,” singkat Nurdin Abdullah saat dihubungi melalui WhatsAppnya, Minggu malam (7/10/2018).

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu mengaku, semua proses pergantian di internal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, merupakan ketentuan yang dari pusat, sesuai dengan surat bernomor 821/8045/83.

Selamat mengemban amanah baru Karaeng…

(*)

spot_img

Headline