BerandaDaerahKomunitas Peduli Gowa Akan Bersihkan Malino Hingga Sosialisasi Cinta Lingkungan

Komunitas Peduli Gowa Akan Bersihkan Malino Hingga Sosialisasi Cinta Lingkungan

- Advertisement -

GOWA, SULSELEKSPRES.COM – Dalam rangka membantu mewujudkan program Pemerintah Kabupaten Gowa ‘Ayo Gowa Bersih’, Komunitas Peduli Gowa akan melaksanakan kegiatan Aksi Bersih Pekarangan Rumah (World Cleanup Day) di Malino Tinggimoncong, 14 hingga 16 September 2018 mendatang.

Ketua Umum Peduli Gowa, Muhammad Hidayatullah mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pedulinya terhadap kebersihan di Gowa, apalagi Malino yang saat ini dalam rencana menjadikannya destinasi nasional.

BACA: Pemkab Gowa Target 2022 Pengolahan Sampah 100 Persen

“Kami laksanakan di Malino karena Malino sedikit lagi akan menjadi destinasi nasional yang otomatis akan menjadi daya tarik masyarakat luas, makanya kami akan mulai dari situ sebagai bentuk peduli kita kepada Gowa kususnya di Malino ini,” ungkapnya, di Kantor Bupati Gowa, Rabu (5/9/2018).

Selain itu, dirinya juga akan mengajak organisasi setempat termasuk pramuka untuk bersama-sama melakukan aksi bersih ini, dan akan diimbau agar membuat TPS (Tempat Pembuangan Sementara) sesuai dengan kreasi masing-masing.

BACA: Pelantikan Gubernur 2018: Bupati Gowa Adnan Purichta IYL, Selamati Nurdin Abdullah

“Kami dari peduli Gowa sendiri ada sekitar 130 orang yang akan turun langsung dan mengajak pramuka di Tinggimoncong, hingga Lurah dan Camat untuk turun langsung, kami juga akan menyediakan trashbag,” beber Dayat, sapaan akrabnya.

Terkait titik yang akan dilakukan pembersihan pekarangan rumah kata Dayat, dimulai pada perbatasan Tinggimoncong Parangloe hingga perbatasan Tinggimoncong Tombolo Pao.

Tak hanya itu, bahkan komunitas yang bergerak dibidang kebersihan ini juga akan melakukan pelatihan daur ulang dan penyuluhan bahaya sampah kepada masyarakat setempat.

“Kita sosialisasikan dan mengarahkan masyarakat malino untuk tidak membuang sampah sembarang dan bisa memilah sampah itu sendiri mana yang baik dan berbahaya, sehingga apa yang menjadi tujuan kita dalam mengajak masyarakat mencintai lingkungan bisa tercapai,” jelasnya.

PenulisM. Syawal