25 C
Makassar
Kamis, Januari 27, 2022
BerandaMetropolisLegislator Irfan AB Kritik Kerusakan Jalan Poros Trans Nasional

Legislator Irfan AB Kritik Kerusakan Jalan Poros Trans Nasional

- Advertisement -

MAROS, SULSELEKSPRES.COM – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Muh Irfan AB menyoroti kondisi jalan poros nasional mulai dari Maros, Pangkep, Barru hingga Pare-pare yang saat ini mengalami kerusakan parah pasca hujan deras yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir.

Hal itu disampaikan Irfan saat mengikuti Rapat Paripurna pembacaan Pokok-pokok pikiran anggota DPRD hasil reses, pengesahan RPJMD perumahan, Hibah asset lahan Almarkas Al-Islami Makassar.

Menurut Irfan, selain faktor hujan, buruknya kualitas pengerjaan proyek jalan nasional itu juga menjadi penyebab kerusakan parah itu hampir terjadi setiap tahun saat musim hujan.

“Setiap tahun Poros jalan utama mengalami rusak berat setiap musim hujan tiba, salah satu yang mengakibatkan tentunya adalah Karena kualitas pekerjaan yang rendah. Ini menyebabkan terjadinya banyak kecelakaan dan kerusakan kendaraan serta semakin memacetkan poros jalan,” katanya, Selasa (22/12/2020).

Irfan menyebut, kemacetan panjang di jalan poros Maros – Makassar terjadi hampir setiap hari. Bahkan, kemacetan itu terjadi mulai dari Maros kota sampai simpang lima Bandara Hasanuddin.

“Banyak warga yang mengeluh, dari Maros ke Makassar atau sebaliknya itu bisa makan waktu sampai 5 jam. Ini karena banyaknya lubang-lubang di jalan poros yang membuat kendaraan melambat,” ujarnya.

Ia pun berharap, agar pihak terkait utamanya Balai Pengerjaan Jalan bisa melakukan evaluasi terhadap kualitas pengerjaan jalan poros trans Sulawesi mulai dari Maros sampai Parepare.

“Saya harap ini bisa segera diperbaiki dan dievaluasi kualitas pengerjaan perbaikannya biar lebih tahan dengan cuaca seperti hujan kayak sekarang,” ujarnya.

BACA JUGA :  Penjabat Gubernur Sulsel Puji Toleransi Umat Budha 
BACA JUGA
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.318,8
EUR
16.268,5
JPY
123,9
KRW
12,0
MYR
3.401,9
SGD
10.563,6