30.3 C
Makassar
Wednesday, May 13, 2026
HomeNasionalLuar Biasa, 5 Alat Ventilator Corona Ini Berasal Dari Indonesia

Luar Biasa, 5 Alat Ventilator Corona Ini Berasal Dari Indonesia

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Kini anak-anak bangsa berhasil merancang ventilator atau alat bantu pernafasan yang dimanfaatkan dalam rangka penanggulangan virus corona (Covid-19). Hal ini menandakan bahwa Indonesia mampu untuk bersaing di sektor teknologi kesehatan.

Saat ini ada 5 jenis ventilator yang dikembangkan anggota Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 telah berhasil mengantongi Izin Edar dari Kementerian Kesehatan, setelah lulus uji sertifikasi dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Kementerian Kesehatan.

Setelah mengantongi izin edar, kelima ventilator tersebut segera memasuki tahap produksi massal.

BACA: Gubernur Terima Bantuan Ventilator di Jakarta

Dilansir dari CNBC Indonesia. Saat ini, beberapa sudah menghasilkan ratusan produk yang sudah dimanfaatkan oleh rumah sakit dalam membantu menyelamatkan pasien Covid-19. Berikut daftarnya :

COVENT-20

Alat ini telah diproduksi sekitar 300 unit

Hasil kolaborasi dari para peneliti di Fakultas Teknik UI (FTUI) dan Fakultas Kedokteran UI(FKUI), Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), RSUP F’ersahabatan Jakarta, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II Jurusan Teknik Elektromedik

DHARCOV-225

Telah selesai diproduksi cian terkalibrasi sebanyak 100 unit

Ventilator Emergency CMV dan CPAP berbasis pneumatic DHARCOV 23S. Ventilator ini dikembangkan oleh BPPT bekerja sama dengan PT Dharma Precission Tools. Pada 19 Juni 2020, telah memasuki fase produksi massal.

BPPT3S-LEN

Ventilator berbasis Ambu Bag dan Cam dikembangkan BPPT bersama PT LEN. BPPT3S-LEN. Sedang proses produksi 100 unit ventilator

Vent-I Origin

Ventilator Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) dikembangkan Yayasan Pembina Masjid Salman ITB -bersama Unpad dan ITB. Hingga 19 Juni 2020 sebanyak 139 unit Vent-I produksi

GERLIP HFNC-01

Ventilantor ini dikembangkan , LIPI bekerja sama dengan F’T Gerlink Utama Mandin. Saat ini sudah diproduksi 5 unit

spot_img

Headline

spot_img
spot_img