32 C
Makassar
Tuesday, July 16, 2024
HomeMetropolisNA Resmi Diberhentikan Dari Jabatan, Fraksi DPRD Sulsel Usul Andi Sudirman Punya...

NA Resmi Diberhentikan Dari Jabatan, Fraksi DPRD Sulsel Usul Andi Sudirman Punya Wakil

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Presiden Jokowi resmi memberhentikan Nurdin Abdullah (NA) dari jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.

NA dicopot dari jabatannya setelah berstatus terpidana kasus korupsi dan kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Pemberhentian tersebut keluar sebagai tindak lanjut Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9/P Tahun 2022 tentang pengesahan pemberhentian Gubernur Sulawesi Selatan masa jabatan 2018-2023 dan menunjuk Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel masa jabatan 2018-2023.

Dalam surat keputusan presiden tersebut, mengesahkan pemberhentian Prof. Dr. Nurdin Abdullah, M.Agr, sebagai Gubernur Sulawesi Selatan masa jabatan tahun 2018-2023.

Sebelumnya, Nurdin terjaring OTT KPK pada Februari 2021. Ia diduga menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 13 miliar.
Kemudian, menunjuk Andi Sudirman Sulaiman, S.T., Wakil Gubernur Sulawesi Selatan masa jabatan tahun 2018-2023 sebagai pelaksana tugas untuk melaksanakan wewenang dan kewajiban sebagai Gubernur Sulawesi Selatan masa jabatan tahun 2018-2023.

Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Sulsel, Amson Padolo membenarkan adanya surat pemberhentian Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulsel.

“Iya benar, sekarang sudah di DPRD Sulsel,” kata Amson dikutip dari CNNIndonesia.

Sejumlah Fraksi DPRD Sulsel Usul Bentuk Pansus Pemilihan Wagub

Sejumlah Fraksi di DPRD Sulsel mengusulkan untuk membentuk panitia khusus pemilihan wakil wagub pendamping Andi Sudirman Sulaiman.

Rahman Pina/ IST

Hal itu disampaikan menyikapi terbitnya surat keputusan presiden tentang pengesahan pemberhentian Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

“Sebagai proses awal menuju pemilihan wakil gubernur, maka DPRD Sulsel tentu akan membentu pansus pemilihan wakil gubernur,” kata Sekretaris Fraksi Golkar Rahman Pina Jumat (21/1/2022).

Selain Fraksi partai Golkar, fraksi Nasdem, Gerindra dan PKS pun juga setuju jika ada Wagub Sulsel. Tugasnya bisa meringankanAndalan, khususnya dalam menghadiri acara seremonial.

“Kita berharap Pak Plt bisa segera definitif. Agar ada ruang untuk kita menggodok Wagub. Kita bisa percepat karena situasinya urgen,” kata Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sulsel, Ady Ansar.

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Presiden Jokowi resmi memberhentikan Nurdin Abdullah (NA) dari jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.

NA dicopot dari jabatannya setelah berstatus terpidana kasus korupsi dan kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Pemberhentian tersebut keluar sebagai tindak lanjut Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9/P Tahun 2022 tentang pengesahan pemberhentian Gubernur Sulawesi Selatan masa jabatan 2018-2023 dan menunjuk Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel masa jabatan 2018-2023.

Dalam surat keputusan presiden tersebut, mengesahkan pemberhentian Prof. Dr. Nurdin Abdullah, M.Agr, sebagai Gubernur Sulawesi Selatan masa jabatan tahun 2018-2023.

Sebelumnya, Nurdin terjaring OTT KPK pada Februari 2021. Ia diduga menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 13 miliar.
Kemudian, menunjuk Andi Sudirman Sulaiman, S.T., Wakil Gubernur Sulawesi Selatan masa jabatan tahun 2018-2023 sebagai pelaksana tugas untuk melaksanakan wewenang dan kewajiban sebagai Gubernur Sulawesi Selatan masa jabatan tahun 2018-2023.

Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Sulsel, Amson Padolo membenarkan adanya surat pemberhentian Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulsel.

“Iya benar, sekarang sudah di DPRD Sulsel,” kata Amson dikutip dari CNNIndonesia.

Sejumlah Fraksi DPRD Sulsel Usul Bentuk Pansus Pemilihan Wagub

Sejumlah Fraksi di DPRD Sulsel mengusulkan untuk membentuk panitia khusus pemilihan wakil wagub pendamping Andi Sudirman Sulaiman.

Rahman Pina/ IST

Hal itu disampaikan menyikapi terbitnya surat keputusan presiden tentang pengesahan pemberhentian Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

“Sebagai proses awal menuju pemilihan wakil gubernur, maka DPRD Sulsel tentu akan membentu pansus pemilihan wakil gubernur,” kata Sekretaris Fraksi Golkar Rahman Pina Jumat (21/1/2022).

Selain Fraksi partai Golkar, fraksi Nasdem, Gerindra dan PKS pun juga setuju jika ada Wagub Sulsel. Tugasnya bisa meringankanAndalan, khususnya dalam menghadiri acara seremonial.

“Kita berharap Pak Plt bisa segera definitif. Agar ada ruang untuk kita menggodok Wagub. Kita bisa percepat karena situasinya urgen,” kata Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sulsel, Ady Ansar.

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img