26 C
Makassar
Rabu, Januari 20, 2021
Beranda Headline NA Sebut Lonjakan Positif Covid-19 Sulsel Didominasi Even Pilkada

NA Sebut Lonjakan Positif Covid-19 Sulsel Didominasi Even Pilkada

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilaksanakan beberapa waktu lalu dinilai membawa dampak yang serius bagi masyarakat, tak terkecuali di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sebagaimana yang dikatakan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) mengakui bahwa adanya even-even besar yang telah diselenggarakan menjadi salah satu faktor melonjaknya kasus Covid-19 di Sulsel.

“Kenaikan kasus ini tentu diakibatkan beberapa event, yang paling dominan adalah faktor Pilkada,” kata Nurdin Abdullah, Rabu (23/12/2020).

Berdasarkan data perkembangan situasi Covid-19 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, jumlah kasus positif setiap harinya dari tanggal 18-24 Desember secara berurutan yaitu 549, 391, 489, 559, 549, 524, 520. Kasus Tertinggi diduduki oleh kota Makassar, dimana per hari sekitar 200-300-an kasus .

Ada pun jumlah kasus positif di setiap daerah per 23 Desember secara berurutan dari tertinggi ke rendah yakni, kota Makassar (293), Sinjai (49), Gowa (41), Soppeng (27), Bantaeng (23), Jeneponto (17), Luwu Utara (16), Maros (11), Luwu Timur (8), Luwu (6), Pinrang (5), Palopo (5), Wajo (3), Bulukumba (3), Bone (3), Tana Toraja (2), Sidrap (2), Pare-pare (2), Pangkep (2), Takalar (1) dan Barru (1)

Terpisah, Ketua Tim Epidemiologi Satgas Covid-19, Ansariadi, sebelumnya juga menyampaikan bahwa kasus Covid-19 di Sulsel utamanya kota Makassar meningkat tajam. Hal ini tidak terlepas dari beberapa even yang telah diselenggarakan yakni pesta demokrasi.

Sementara itu, data situasi epidemiologi Covid-19 kota Makassar yang dipaparkan, dalam kurva epidemik per 20 Desember 2020, tertinggi berada pada moment pilkada pada 9 Desember lalu.

- Advertisement -

Headline