25.3 C
Makassar
Wednesday, May 6, 2026
HomeHeadlineOknum Pendamping PKH Diduga Potong Duit Bansos Rp 12 Ribu Setiap ATM

Oknum Pendamping PKH Diduga Potong Duit Bansos Rp 12 Ribu Setiap ATM

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap salah seorang oknum pendamping Kecamatan Tallo Program Keluarga Harapan (PKH) Syahruddin (40), bakal menjadi pembuka kasus dugaan penyelewengan bantuan sosial (bansos) di kota Makassar.

“Ini baru satu yang bisa kita lakukan OTT. Saya akan terus melakukan

pengembangan-pengembangan untuk pendamping-pendamping lainnya,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes (pol) Wahyu Dwi Ariwibowo di Mapolrestabes Makassar, Rabu (6/3/2019).

Baca: Polisi OTT Seorang Pendamping PKH Makassar

Kala beraksi kata Wahyu, Syahruddin kerap memotong duit pada dua jenis ATM (perbulan dan pertriwula) yang seharusnya diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Untuk perbulan, polisi menduga Syahruddin memangkas duit Rp12 ribu dari ratusan keping ATM, sedang untuk triwulan, pelaku menilep duit Rp50 ribu.

“Ini dilakukan yang bersangkutan, kurang lebih selama program. Dia Beraksi sendiri,” tambah Wahyu.

Kata Wahyu, duit hasil pangkasan Syahruddin tersebut dibagi ke beberapa orang, namun siapa? Wahyu belum dapat menjawabnya. “Untuk dibagi. Tapi masih dilakukan pemeriksaan,” ujar dia.

Sementara sebagai ganjarannya, polisi kata Wahyu bakal mensangkakan Syahruddin dengan UU Tipikor; “karena ini adalah uang negara. Nanti saya akan dalami lagi,” Wahyu menandaskan.

Sementara Koordinator Kota PKH Makassar, Nabahan belum menanggapi beberapa pesan dari Sulselekspres.com, terkait kasus yang menyerat seorang bawahannya.

Penulis: Agus Mawan

spot_img

Headline

spot_img
spot_img