26.7 C
Makassar
Saturday, May 16, 2026
HomeDaerahPasien Suspek Virus Corona di Bone, RSUD Tenriawaru Sterilkan IGD

Pasien Suspek Virus Corona di Bone, RSUD Tenriawaru Sterilkan IGD

- Advertisement -

BONE, SULSELEKSPRES.COM – Salah seorang pasien inisial SY suspek Virus Corona (Covid 19) usai dari Jakarta pekan lalu. Pasien tersebut menjalani perawatan intensif di BLU RSUD Tenriawaru, Bone Selasa (17/3/2020).

Humas RSUD Tenriawaru, Ramli saat dikonfirmasi membenarkan adanya pasien yang dicurigai suspek virus Covid 19.

“Memang tadi sekitar pukul 11.00 Wita, ada pasien yang masuk dengan gejala demam, sesak napas. Kemudian, ada riwayat nyeri di tenggorokan. Namun, itu dicurigai suspek corona. Karena gejala-gejala yang muncul sama dia, mengarah kesana. Tapi belum bisa kita positifkan. Jadi baru kita duga, terduga, dicurigai. Suspek bahasa medisnya, Ujar Ramly.

Kata Ramli menerangkan saat ini pihaknya menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah pasien tersebut dirujuk ke Makassar atau tidak.

“Untuk membuktikan itu, yah harus dilakukan pemeriksaan. Nanti dokter akan mengambil keputusan,”Jelasnya.

Ia pun mengaku pihak RSUD belum memiliki ruang isolasi seperti standarnya corona.

“Maka untuk sementara pasien ini kita rawat di IGD,” akunya.

BACA : RS Daya Makassar Dipersiapkan untuk Rawat PDP Covid-19

“Jadi kita memang mau rujuk ke Rumah Sakit Rujukan Corona di Makassar. Mudah-mudahan negatif corona. Meski memang gejala yang ada mirip dengan gejala corona. Mari berdoa supaya daerah kita aman. Namun, sampai sekarang belum ada informasi sudah siap menerima atau tidak, sementara kami masih menunggu,” Sambungnya.

Ramli meminta untuk sementara IGD disterilkan dari pasien. Langkah sterilisasi dilakukan oleh rumah sakit lantaran akan dilakukan pembersihan di area IGD pasca adanya pasien yang diduga suspek corona.

“Untuk warga atau pasien yang hendak berobat disini untuk sementara dialihkan dulu ke rumah sakit lain, karena pasien tadi dirawat di IGD jadi IGD untuk sementara diisolasi atau dibersihkan dulu sampai betul-betul dianggap steril. Kita harap semua bisa memaklumi ini,” pintanya.

Selain itu pihak RSUD Tenriawaru untuk sementara waktu juga meniadakan jam besuk mulai 17 Maret 2020 hingga waktu yang tidak ditentukan.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img