Sejak saat itu, saya merasa penasaran terkait klien yang diperkenalkan Runi. Saya kerap mengulik berbagai informasi tentang Paxel, di berbagai mesin pencarian maupun sosial media.
“Paxel, Star Up Logistik Berbasis Online Kini Hadir di Kota Makassar”. Kalimat itu saya temui di sebuah artikel yang muncul dari pencarian saya di internet.
Secara teliti saya mulai menemui titik terang terkait Paxel, meskipun masih minim. Sehingga saya memutuskan melakukan pencarian di berbagai sumber lainnya, termasuk bertanya lebih dalam kepada Runi.
“Iya bener mas. Jadi Paxel itu perusahaan Star up logistik berbasis online pertama di Indonesia, yang menghadirkan layanan sameday delivery antar kota antar provinsi dengan ongkos kirim flat.”
BACA:
“Sebelumnya Paxel sudah hadir di berbagai daerah, seperti Jabodetabek, Bandung, Jogjakarta, Semarang, Solo, Malang, Surabaya, Bali, dan sekarang melebarkan sayap ke Indonesia Timur, dimulai dari Makassar, pada (1/4/2020),” terang Runi.
“Paxel memperluas jangkauan ke Makassar untuk menjawab kebutuhan konsumen dan menjadi solusi atas permasalahan seputar pengiriman banrang yang kerap terjadi.”
Dari berbagai informasi awal tersebut, saya mengulik lebih jauh terkait cara kerja Paxel. Beruntungnya saya, ketika menemui argumen COO Paxel, Zaldy Idham Masita.
“Paxel mengubah gaya kerja logistik di Indonesia dengan menerapkan sistem pengiriman estafet memanfaatkan big data, algoritma kecerdasan buatan (AI), dan Smart Locker yang berfungsi sebagai pusat untuk menyortir barang berdasarkan kota tujuan,” terang Zaldy.
BACA: Bupati Bone: Setiap Pendatang Dari Luar Bone Mesti Didata
Tidak berhenti di situ, saya menelusuri lebih dalam lagi tentang Paxel, berdasarkan keterangan CEO Paxel, Bryant Christanto.
“Paxel sudah terbukti di Indonesia. Dengan menjadi mitra Paxel, UKM bisa meraih perputaran uang yang lebih cepat, sehingga profit mereka pun lebih baik karena tidak perlu membuka cabang, tapi produknya tetap dikirim dan dinikmati hingga keluar kota,” jelas Bryant.
Setelah menemui keterangan tersebut, saya menganggap sudah cukup tahu tentang Paxel, dan menganggap sama saja dengan star up yang lain.



