23 C
Makassar
Senin, Maret 8, 2021
Beranda Metropolis PD Terminal Minta Perhatian Khusus dari Pemkot Makassar

PD Terminal Minta Perhatian Khusus dari Pemkot Makassar

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Perusahaan Daerah (PD) Terminal Makassar Metro, belakangan ini santer tlditerpa isu miring. Kabarnya, PD Terminal dalam ambang pembubaran, karena dinilai kurang inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bahkan, wacana ini terus berkembang sampai pada isu pengalihan aset ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Terminal Mallengkeri) dan Kementerian Perhubungan (Terminal Daya) Isu itu juga secara tidak langsung mengancam keberadaan direksi mereka.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama (Dirut) PD Terminal Makassar Metro, Arsony, menegaskan bahwa sampai hari ini belum ada kejelasan dari pemerintah terkait status aset yang menjadi kendala terpuruknya PD Terminal.

“Saya sampaikan bahwa PD Terminal di tahun 2020 tidak pernah dibackup oleh siapa pun. Bahkan kami tidak pernah diberikan masukan oleh tiga Pj Wali Kota sebelumnya,” ujar Arsony, saat menggelar konferensi pers di Kantor PD Terminal Makassar Metro, Selasa (23/2/2021).

Lebih lanjut Arsony mengatakan, menurunnya omset di tahun 2020 lalu akibat situasi pandemi Covid-19, PD Terminal Makassar Metro mengalami defisit yang paling parah.

Bahkan, Arsony menilai, hal itu tidak lepas dari lemahnya penegakan regulasi, sehingga pendapatan tidak bisa stabil.

“PD Terminal ini berkebutuhan khusus, berbeda dengan Perusda lain seperti Parkir, Pasar, dan PDAM, karena ada uang kas yang memadai. Kita ini pengguna anggaran mencari sendiri dan mengeluarkan sendiri,” ungkapnya.

Meski belum ada kejelasan dari pemerintah, Arsony berharap eksistensi PD Terminal bisa kembali seperti biasa dengan ditopang oleh pemerintah kota. Sebab, yang punya potensi besar mengangkat penghasilan terminal adalah pemerintah kota sendiri.

“Kalau tidak diperhatikan secara khusus maka terminal akan terpuruk. Kami berharap ada obat resep yang tepat bagi terminal,” jelasnya.

Dengan begitu, Arsony mengaku pihaknya telah memberikan resolusi ke pemerintah kota Makassar di tahun 2021 yakni, penyerahan pengelola terminal kembali ke PD terminal Makassar Metro, pengesahan pengajuan tarif baru yang sudah diajukan ke Walikota, Inisiasi penyertaan modal, peningkatan kapasitas PD Terminal Makassar metro menjadi Perumda.

Headline