28 C
Makassar
Senin, September 20, 2021
BerandaSosokPembatasan Jam Operasional Usaha di Makassar Berpotensi Perluas PHK

Pembatasan Jam Operasional Usaha di Makassar Berpotensi Perluas PHK

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulawesi Selatan (Sulsel), Latunreng, menanggapi terkait surat edaran mengenai pembatasan jam operasional usaha maksimal sampai pukul 19.00 Wita yang dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Latunreng menyebutkan bahwa pembatasan jam operasional usaha tersebut berpotensi memperluas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Kalau kita lihat ketika penjualan dibatasi oleh waktu maka waktu itu mengurangi jumlah biaya kerja dan berdampak dirumahkan atau di PHK. Ada peluang PHK lagi dan besar peluangnya kalau pergerakan dunia usaha dibatasi,” kata Latunreng, Selasa (22/12/2020).

Namun, Menurut Latunreng, pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah tentu lebih kepada memprioritaskan penyebaran Covid-19 tetap dijaga. Tapi dari sisi ekonomi tetap diberikan ruang. Makanya dengan adanya pembatasan itu, jika berbicara ekonomi semakin kecil ruang gerak, semakin kecil juga ruang ekonomi baik pembatasan maupun dari sisi jumlah.

“Inilah yang menimbulkan dampak yang tidak efektif. Begitupun Covid-19 ini bukan hanya virusnya yang bahaya tapi lebih dalam lagi adalah ekonomi yang harusnya berjalan dengan baik menopang kehidupan tapi menjadi berbahaya,” lanjutnya.

Latunreng mengungkapkan bahwa dipenghujung tahun harusnya kita bisa menyambut tahun baru dengan kegembiraan, tapi dengan Covid-19 pemerintah semakin merasa perlu ada pembatasan.

“Pandemi memang penting diatasi dengan baik, tapi bukan berarti ekonomi harus dihentikan. Bagaimana pemerintah mencari strategi agar pandemi ini bisa menerapkan protokol kesehatan tapi juga ekonomi tetap jalan, jadi ada keselarasan,” tutupnya.

BACA JUGA :  Sikapi Corona, DPRD Makassar Tunda Kunker dan Terima Tamu
BACA JUGA
PenulisSelfi
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.274,1
EUR
16.719,5
JPY
130,2
KRW
12,0
MYR
3.404,7
SGD
10.557,6
- Advertisment -